• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Minggu, September 13, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Program Makan Bergizi Gratis 2025: Antisipasi Praktik Pungli dan Keuntungan Pribadi Jadi Sorotan

Redaksi Galasibot.co.id
6 Januari 2025
/ News
0 0
0
Program Makan Bergizi Gratis 2025: Antisipasi Praktik Pungli dan Keuntungan Pribadi Jadi Sorotan
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jakarta I galasibot.co.id

Baca Juga

Jeritan Warga Langkat Tiga Pekan Krisis Air Akibat Longsor, Ini Respon Cepat Gubernur Bobby Nasution

Gebrakan Bobby Nasution di IMT-GT Ke-32: Gaet Investasi Lewat Forum Sumatera 10

Walikota Medan: Munas BEM Politeknik di Medan Jadi Ajang Tempa Pemimpin Muda

Pelaksanaan Program Unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni program Makanan Bergizi (MBG) yang akan dimulai pada Januari 2025 perlu diantisipasi akan terjadinya praktik penyalahgunan dari oknum oknum yang memanfaatkan program MBG untuk mencari keuntungan pribadi termasuk praktik pungli (pungutan liar) yang mulai muncul di lapangan.

Antisipasi itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Zainul Munasichin, Minggu (5/1/2025) yang mengatakan  “Catatan kami terkait dengan praktik oknum-oknum di bawah yang mengatasnamakan program MBG yang mulai ada korban seperti perusahaan katering, pungli, dan segala macam, itu kita minta tolong itu ditertibkan dan diantisipasi,” kata Zainul. Dia menegaskan bahwa program MBG, yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat, jangan sampai disalahgunakan atau dicoreng oleh praktik ilegal yang justru merugikan rakyat.

 

Program MBG sendiri merupakan salah satu program unggulan yang sangat dinantikan oleh masyarakat, terutama dalam memberikan gizi yang seimbang kepada anak-anak sekolah. Zainul mengingatkan bahwa penting untuk menjaga reputasi baik dari program ini agar masyarakat tetap optimis dan tidak kecewa akibat praktik yang merugikan. “Jangan sampai praktik mencari untung secara ilegal itu mencoreng program yang sangat bagus ini dan membuat masyarakat kemudian pesimis,” tegasnya.

 

Di sisi lain, Zainul juga memberikan catatan mengenai anggaran untuk program MBG yang sebesar Rp10.000 per porsi. Ia menilai anggaran tersebut belum mencukupi, terutama jika mempertimbangkan tambahan bahan seperti susu dalam menu. “Kalau susu dimasukan, nggak cukup itu anggaran Rp10.000. Apalagi untuk daerah-daerah tertentu, seperti di luar Jawa, mungkin akan lebih mahal biaya pokok untuk karbohidrat dan juga untuk sayuran,” ujar Zainul.

 

Menurutnya, anggaran yang terbatas bisa berpengaruh pada kualitas dan kuantitas makanan yang diberikan kepada anak-anak. Oleh karena itu, Zainul mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan untuk menaikkan anggaran menjadi Rp15.000 per porsi, atau memilih untuk mengurangi jumlah sasaran penerima manfaat agar program tetap berjalan efektif. “Kalau pemerintah berat menganggarkan Rp15.000 per porsi, maka mengurangi jumlah sasaran jadi salah satu opsi,” ucapnya.

 

Zainul juga menyarankan agar pemerintah fokus pada sasaran peserta didik usia dini, mulai dari PAUD hingga SMP. Ia menyampaikan bahwa untuk usia SLTA, mungkin sudah terlambat untuk mengejar pertumbuhan yang optimal melalui program MBG, sehingga fokus lebih baik diberikan pada usia PAUD hingga SMP yang masih dalam tahap tumbuh kembang. “Kami di Komisi IX ada diskusi, teman-teman sebetulnya melihat, kalau usia SLTA, kalau kepentingannya untuk mengejar pertumbuhan itu relatif sudah terlambat. Jadi apakah tidak lebih baik, kita fokuskan saja di usia dari PAUD sampai SMP,” jelasnya.

 

Program MBG memang memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, namun pengawasan yang ketat, baik terhadap penggunaan anggaran maupun penyalahgunaan di lapangan, sangat diperlukan agar program ini benar-benar memberikan dampak positif yang maksimal bagi masyarakat. Ke depan, diskusi dan evaluasi terhadap anggaran serta implementasi di lapangan akan terus menjadi perhatian utama anggota Komisi IX DPR demi keberhasilan program ini.(*)

Via: Editor :Wilfrid
Tags: Antisipasi Praktik PunglDPR-RIProgram Makan Bergizi Gratis 2025Zainul Munasichin
SendShareTweet
Kembali

Capres Pilpres 2029 dari Jalur Independen: Peluang atau Tantangan Baru Pasca Penghapusan Presidential Threshold Oleh MK

Lanjut

DPRD Medan Paripurnakan Laporan Reses, Dapil 3 Sampaikan soal Bansos, Drainase hingga Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan

Baca Juga

Jeritan Warga Langkat Tiga Pekan Krisis Air Akibat Longsor, Ini Respon Cepat Gubernur Bobby Nasution
Binjai

Jeritan Warga Langkat Tiga Pekan Krisis Air Akibat Longsor, Ini Respon Cepat Gubernur Bobby Nasution

12 September 2026
Gebrakan Bobby Nasution di IMT-GT Ke-32: Gaet Investasi Lewat Forum Sumatera 10
Ekonomi

Gebrakan Bobby Nasution di IMT-GT Ke-32: Gaet Investasi Lewat Forum Sumatera 10

12 September 2026
Walikota Medan: Munas BEM Politeknik di Medan Jadi Ajang Tempa Pemimpin Muda
Medan

Walikota Medan: Munas BEM Politeknik di Medan Jadi Ajang Tempa Pemimpin Muda

12 September 2026
Tak Ingin Belawan Tertinggal, Wali Kota Medan Usulkan 35 Persen Anggaran untuk Pembangunan Medan Utara
Medan

Tak Ingin Belawan Tertinggal, Wali Kota Medan Usulkan 35 Persen Anggaran untuk Pembangunan Medan Utara

12 September 2026
Pemko Medan Benahi Drainase Marelan, 400 Meter U-Ditch Disiapkan untuk Atasi Banjir
Medan

Pemko Medan Benahi Drainase Marelan, 400 Meter U-Ditch Disiapkan untuk Atasi Banjir

12 September 2026
Transformasi Ekonomi Regional: IMT-GT Dituntut Hasilkan Investasi Nyata dan Kurangi Hambatan Batas
Ekonomi

Transformasi Ekonomi Regional: IMT-GT Dituntut Hasilkan Investasi Nyata dan Kurangi Hambatan Batas

12 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksklusif Wawancara Yohanes Suhardin: Dari Ruang Kuliah Menuju Panggung Advokasi Demi Penegakan Hukum Tanpa Politik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In