Medan I galasibot.co.id
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Arief S Trinugroho, resmi membuka pelatihan keterampilan bagi anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Sumut yang akan memasuki masa purnabakti. Acara pembukaan berlangsung di Aula Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Jalan Ngalengko Nomor 1 Medan, pada Senin (26/8/2024).
Pelatihan keterampilan yang diselenggarakan meliputi dua bidang utama: tata boga (termasuk memasak nasi tumpeng, aneka kue, dan sirup) serta kursus salon dan merias pengantin. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal tambahan bagi para peserta setelah memasuki masa pensiun, sehingga mereka dapat memiliki penghasilan tambahan.
Sekdaprov Arief S Trinugroho dalam sambutannya menyebutkan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu program unggulan Dewan Pengurus (DP) Korpri Sumut. Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan inovasi bagi anggota Korpri dan keluarga mereka yang akan memasuki masa purnabakti. “Ini salah satu upaya Korpri Sumut menciptakan terobosan-terobosan baru dalam membantu PNS/anggota Korpri beserta keluarganya melalui kegiatan pelatihan,” ujarnya.
Arief juga menekankan pentingnya keterampilan praktis yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi. “Meskipun teknologi digital semakin maju, keterampilan tata boga dan merias wajah tetap tidak tergantikan oleh kecerdasan buatan. Peralatan mungkin dapat membantu, tetapi keahlian dan rasa jiwa dalam memasak dan merias tetap merupakan unsur penting,” katanya.
Sekdaprov berharap agar peserta tidak hanya terampil dalam keterampilan baru mereka, tetapi juga mampu memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk dan layanan mereka. “Kami ingin mereka memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk mereka, sehingga pensiun tidak hanya memberikan kesibukan tetapi juga dapat menambah penghasilan,” tambah Arief.
Arief juga menyatakan keinginannya untuk memberikan kemudahan akses ke lembaga keuangan bagi para PNS purnabakti yang ingin mengembangkan usaha mereka di masa depan. “Ke depan, kami berharap para PNS purnabakti memperoleh kemudahan akses ke lembaga keuangan dengan bunga yang rendah dan agunan yang fleksibel,” jelasnya.
Kepala BPSDM Sumut, Safruddin, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan yang berguna bagi anggota Korpri yang akan pensiun, serta meningkatkan kesejahteraan mereka dan mempererat tali silaturahmi antaranggota Korpri. “Kami mendorong ASN yang memiliki bakat untuk mandiri secara finansial, sehingga keterampilan yang diperoleh dapat menambah penghasilan setelah memasuki masa purnabakti,” ujar Safruddin.
Safruddin menambahkan bahwa pelatihan berlangsung selama lima hari, dari 26 hingga 30 Agustus 2024. Meskipun awalnya menawarkan delapan jenis pelatihan, hanya dua jenis pelatihan yang memenuhi kuota untuk menjadi satu kelas, yaitu pelatihan tata boga dan pelatihan salon serta merias wajah.
Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Biro Organisasi Desni Maharani Saragih, Dewan Pengurus Korpri Kabupaten/Kota se-Sumut, pengurus Korpri instansi vertikal, serta perwakilan pimpinan BUMN/BUMD.(*)
Penulis berita : Wilfrid Sinaga











