Simalungun I galasibot.co.id
Tanaman kelapa sawit di Afd VII Kebun Dolok Ilir, PTPN IV Kebun Dolok Ilir, Sumatera Utara, terkesan terbengkalai dan membutuhkan perhatian serius. Diduga, kurangnya perhatian dan perawatan dari pihak pimpinan Afd VII menjadi penyebab utama kondisi memprihatinkan ini.
Berdasarkan pantauan media ini di lokasi pada Kamis (11/07/2024) dini hari, terlihat daun tanaman sawit mengalami kerusakan akibat hama. Daun pada pelepah kering, dan di area sekitar kantor Afd VII menuju Afd 8, terlihat delapan ekor ternak lembu berkeliaran bebas memakan daun kelapa sawit.
Situasi ini diperparah dengan tidak adanya karyawan yang terlihat berusaha menghalau ternak tersebut dari lahan sawit. Kurangnya perawatan dan perhatian dari pihak Afd VII dikhawatirkan akan mengganggu proses pertumbuhan tanaman sawit yang masih produktif.
Saat dikonfirmasi, Asisten Afd VII PTPN IV, Karani, mengatakan sedang berada di lapangan dan tidak memiliki nomor kontak yang bisa dihubungi. Ketika ditanya terkait kondisi tanaman sawit yang rusak, Karani seolah-olah tidak mengetahui hal tersebut dan meminta wartawan untuk menunjukkan dokumennya. Saat dokumen ditunjukkan, Karani hanya terdiam.
Di sisi lain, Askep Sitinjak, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, tidak memberikan respon hingga berita ini diturunkan.
Menanggapi situasi ini, Pengamat Lingkungan Simalungun, M. Ono, angkat suara. Ia menyayangkan kinerja pihak Afd VII, mengingat BUMN telah mengalokasikan dana untuk perawatan tanaman sawit agar produksinya meningkat.
“Sangat disayangkan kinerja mereka. Padahal, dalam praktiknya, pihak BUMN sudah cukup memberikan biaya perawatan agar tanaman sawit bisa meningkatkan produksinya,” tutur Ono.
Ono pun meminta kepada Direktur Utama PTPN IV untuk mengevaluasi kinerja para petugas di Afd VII yang diduga melakukan pembiaran terhadap ternak lembu yang bebas berkeliaran di areal tanaman sawit.
Kondisi memprihatinkan tanaman sawit di Afd VII Kebun Dolok Ilir menjadi pengingat bagi PTPN IV untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan perawatan tanaman sawit dilakukan secara optimal. Hal ini penting untuk menjaga produktivitas tanaman dan keuntungan perusahaan, serta mencegah kerusakan lingkungan akibat hama dan ternak yang berkeliaran bebas.(*)
Penulis berita: JAT Purba











