• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Opini

Pati Membara: Kegagalan Komunikasi dan Kebijakan yang Memantik Amarah Publik

Redaksi Galasibot.co.id
14 Agustus 2025
/ Opini
0 0
0
Pati Membara: Kegagalan Komunikasi dan Kebijakan yang Memantik Amarah Publik
Share on FacebookShare on Twitter

 

Peristiwa 13 Agustus 2025 di Kabupaten Pati bukan sekadar catatan konflik antara warga dan pemerintah, melainkan peringatan nyata bahwa kebijakan publik yang lahir tanpa empati dan komunikasi yang matang dapat menjelma menjadi bencana sosial. Rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250% telah memicu gelombang kemarahan rakyat. Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya sekadar angka. Tapi bagi warga Pati, itu simbol keterputusan: antara mereka yang memimpin dan mereka yang dipimpin.

Baca Juga

Menjaga Rumah Besar PPTSB: Ketika Etika Berorganisasi Teruji di Era Digital

Partuturan di Era Digital: Menemukan Kembali Cara Menempatkan Diri

Menjaga Integritas Hukum dan Keamanan Publik di Tengah Dinamika Nasional

Kebijakan yang mestinya mengedepankan asas keadilan dan kesejahteraan malah menimbulkan ketidakpastian dan kecemasan. Apalagi, dalam situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pascapandemi dan harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik, beban tambahan seperti ini terasa tidak masuk akal. Lebih menyakitkan lagi, saat krisis meledak, pemimpin yang seharusnya hadir justru tak tampak. Ketidakhadiran itu bukan hanya soal fisik, tapi mencerminkan minimnya keberanian untuk berdialog, mendengar, dan merasakan apa yang dirasakan rakyat.

Meski akhirnya keputusan itu dibatalkan, trauma telah tertanam. Kerusakan sosial dan psikologis tak bisa serta-merta disapu bersih. Lebih dari itu, telah tumbuh krisis kepercayaan—sesuatu yang jauh lebih sulit diperbaiki dibanding sekadar revisi kebijakan. Inilah saatnya kita semua belajar.

Pertama, kebijakan publik harus bertahap dan realistis. Perubahan, sekecil apa pun, menyentuh hidup banyak orang. Oleh karena itu, prosesnya tak bisa tergesa-gesa apalagi dipaksakan. Kedua, komunikasi terbuka bukan pelengkap, melainkan fondasi utama dalam demokrasi. Warga berhak tahu dan berhak bersuara. Ketiga, pemimpin harus berani hadir di tengah rakyat—bukan hanya saat kampanye, tapi terutama ketika situasi genting terjadi.

Pati memang sedang terluka, tapi pemulihan bukan mustahil. Yang dibutuhkan sekarang adalah ruang dialog yang tulus, evaluasi menyeluruh terhadap proses perumusan kebijakan, serta partisipasi aktif warga dalam pengambilan keputusan. Dari luka ini, seharusnya lahir kesadaran baru: bahwa rakyat bukan sekadar objek yang harus menerima, melainkan mitra sejati dalam setiap langkah pembangunan.

Jika peristiwa ini bisa mengubah cara kita memandang dan membuat kebijakan, maka dari tragedi ini bisa lahir harapan baru. Sebab demokrasi yang sehat tumbuh dari kepercayaan, dan kepercayaan hanya bisa dibangun di atas empati, kehadiran, dan kemauan untuk mendengar.

Source: Joan Berlin Damanik, SSi, MM
Tags: #DemonstrasiPati#KebijakanPublikGagal#KenaikanPajakPati#KrisisPati2025#PBBP2Pati
SendShareTweet
Kembali

Gaji Karyawan Perumda Tirtasari Binjai Telat 2 Bulan, Tuntut Wali Kota Copot Direktur

Lanjut

Kepala KPPN Sidikalang Temui Bupati Pakpak Bharat: Bahas Penyaluran Dana 2025 dan Monitoring Program MBG

Baca Juga

Menjaga Rumah Besar PPTSB: Ketika Etika Berorganisasi Teruji di Era Digital
Opini

Menjaga Rumah Besar PPTSB: Ketika Etika Berorganisasi Teruji di Era Digital

18 Agustus 2026
Partuturan di Era Digital: Menemukan Kembali Cara Menempatkan Diri
Opini

Partuturan di Era Digital: Menemukan Kembali Cara Menempatkan Diri

17 Agustus 2026
Menjaga Integritas Hukum dan Keamanan Publik di Tengah Dinamika Nasional
Opini

Menjaga Integritas Hukum dan Keamanan Publik di Tengah Dinamika Nasional

16 Agustus 2026
Utang Membesar, Dapur MBG Bermasalah: Saat Negara Harus Memilih Prioritas
Opini

Utang Membesar, Dapur MBG Bermasalah: Saat Negara Harus Memilih Prioritas

14 Agustus 2026
Ketika Rakyat Merasa Tersisih di Tanah Airnya Membedah Paradoks Pertumbuhan Ekonomi, Anomali Keadilan Fiskal, dan Melemahnya Daya Beli di Daerah
Opini

Ketika Rakyat Merasa Tersisih di Tanah Airnya Membedah Paradoks Pertumbuhan Ekonomi, Anomali Keadilan Fiskal, dan Melemahnya Daya Beli di Daerah

13 Agustus 2026
Sekolah untuk Membebaskan, Bukan untuk Menjinakkan
Opini

Sekolah untuk Membebaskan, Bukan untuk Menjinakkan

13 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Caroline Nababan Raih Emas dan Top Score ASMC 2026, The PRINT Apresiasi Prestasi Anak Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Banten Andra Soni Ajak Warga Dukung Felicia br Sihombing di The Icon Indonesia SCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Rakyat Merasa Tersisih di Tanah Airnya Membedah Paradoks Pertumbuhan Ekonomi, Anomali Keadilan Fiskal, dan Melemahnya Daya Beli di Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THE PRINT Gelar Peluncuran Buku Bilingual Prabowonomics dan Prabowonomics Summit 2026 di JICC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In