• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Opini

UHC Award 2026 Pemko Medan: Dari Selebrasi Angka Menuju Konsistensi Mutu Layanan Kesehatan

Redaksi Galasibot.co.id
4 Februari 2026
/ Opini
0 0
0
UHC Award 2026 Pemko Medan: Dari Selebrasi Angka Menuju Konsistensi Mutu Layanan Kesehatan

Walikota Medan, Rico Waas saat menerima Penghargaan UHC Award Kategori Madya Tahun 2026 di Jakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Lemhannas dan Masa Depan Kepemimpinan NKRI: Membangun Pemimpin Berwawasan Kebangsaan

Menjaga Rumah Besar PPTSB: Ketika Etika Berorganisasi Teruji di Era Digital

Partuturan di Era Digital: Menemukan Kembali Cara Menempatkan Diri

Apresiasi tinggi patut dialamatkan kepada Pemerintah Kota Medan atas raihan UHC Award Kategori Madya Tahun 2026 di Jakarta baru-baru ini. Penghargaan tingkat nasional yang diterima langsung oleh Wali Kota Medan dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat ini bukan sekadar piala seremonial. Secara administratif, penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen luar biasa Pemko Medan dalam menjamin hak konstitusional warga di sektor kesehatan, yang dibuktikan dengan capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang menembus angka 100,12 persen.

Dari perspektif tata kelola keuangan daerah (fiscal governance), catatan Dinas Kesehatan Kota Medan yang menunjukkan nihilnya tunggakan iuran Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan pemerintah daerah hingga batas evaluasi merupakan sebuah prestasi kepatuhan fiskal yang langka. Kedisiplinan anggaran ini menjadi motor utama yang menggerakkan roda jaminan sosial bagi 7.442 pengguna layanan di tingkat puskesmas dan 15.555 pasien di tingkat rumah sakit selama periode evaluasi.

Namun, demi keadilan dan kesejahteraan bangsa, raihan penghargaan tidak boleh menghentikan fungsi kontrol sosial yang kritis. Pertanyaan strategis yang harus diajukan adalah: Apakah lompatan kuantitas di atas kertas ini sudah berbanding lurus dengan lompatan kualitas pelayanan (health outcome) yang dirasakan langsung oleh masyarakat di atas ranjang rumah sakit?

Kita harus jernih melihat bahwa keberhasilan mengintegrasikan 47 rumah sakit provider di dalam kota serta jejaring luas hingga 74 rumah sakit di luar Kota Medan—termasuk ke wilayah Aceh, Riau, Jambi, hingga Pulau Jawa—memiliki tantangan sistemik yang berlapis.

  • Pertama, tantangan standarisasi pelayanan inter-wilayah. Ketika warga Medan yang berada di luar daerah berobat dalam kondisi darurat menggunakan skema perluasan jaringan ini, kepastian kesamaan mutu medis dan kemudahan birokrasi rujukan menjadi ujian riil atas efektivitas kerja sama tersebut. Tanpa sistem pemantauan yang ketat, perluasan geografis ini berisiko menjadi klaim administratif tanpa proteksi riil.

  • Kedua, beban berlapis pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Dengan angka kepesertaan yang melampaui 100 persen dari target populasi, Puskesmas di Kota Medan kini memikul beban operasional yang jauh lebih masif. Risiko antrean yang mengular, waktu tunggu tindakan medis, serta potensi penurunan empati tenaga kesehatan akibat beban kerja yang meluap (burnout) adalah dampak logis yang wajib diantisipasi oleh manajemen Dinas Kesehatan.

  • Ketiga, keberlanjutan pembiayaan di tengah dinamika ekonomi makro. Keaktifan peserta yang berada di atas 85 persen membutuhkan kepastian bahwa pasokan dana APBD untuk menyubsidi sisa penduduk yang didaftarkan oleh Pemda (yang saat ini diakui masih tersisa sedikit lagi dari target 10 persen) tidak mengganggu pos pembangunan sektor fundamental lainnya, seperti pendidikan dan infrastruktur penanggulangan banjir.

Galasibot.co.id berpandangan bahwa UHC Award 2026 harus dijadikan momentum bagi Pemko Medan untuk bergeser dari paradigma “Cakupan Kuantitatif” (Universal Coverage) menuju “Kepuasan Kualitatif” (Universal Quality).

Sebagai langkah solutif yang strategis, Dinas Kesehatan Kota Medan perlu segera membangun Sistem Integrasi Data Rujukan Real-Time berbasis teknologi Smart City. Ketersediaan tempat tidur kosong, jadwal dokter spesialis, dan status ketersediaan obat di 47 rumah sakit provider di Medan dan jejaring luar daerah harus dapat diakses secara transparan oleh sistem rujukan puskesmas guna memangkas waktu tunggu pasien darurat.

Selain itu, Pemko Medan disarankan untuk membentuk tim audit mutu independen secara berkala yang melibatkan organisasi profesi medis dan pemangku kepentingan publik. Langkah ini penting untuk memitigasi adanya diskriminasi pelayanan antara pasien UHC Pemda dan pasien reguler mandiri di fasilitas-fasilitas kesehatan mitra.

Penghargaan nasional adalah cermin dari apa yang telah dikerjakan dengan baik di masa lalu. Namun, ujian sesungguhnya dari jurnalisme dan kepemimpinan daerah yang visioner adalah bagaimana memastikan bahwa esok hari, tidak ada satu pun warga Kota Medan—baik yang berada di dalam kota maupun yang sedang merantau—yang harus kehilangan nyawa hanya karena hambatan birokrasi layanan kesehatan. UHC Award adalah jangkar, mutu pelayanan yang konsisten adalah layarnya.

Tags: #Evaluasi APBD Dinas Kesehatan Medan#Jaminan Kesehatan Medan Berkah UHC JKMB#Sistem Rujukan Rumah Sakit BPJS Medan#UHC Award 2026 Pemko MedanLayanan Kesehatan Gratis Kota Medan
SendShareTweet
Kembali

Pansus DPRD Medan Bahas Strategi Peningkatan PAD dari Retribusi Sampah

Lanjut

Wakil Wali Kota Ajak Al-Washliyah Perkuat Sinergi Pembangunan Kota Binjai

Baca Juga

Lemhannas dan Masa Depan Kepemimpinan NKRI: Membangun Pemimpin Berwawasan Kebangsaan
Opini

Lemhannas dan Masa Depan Kepemimpinan NKRI: Membangun Pemimpin Berwawasan Kebangsaan

20 Agustus 2026
Menjaga Rumah Besar PPTSB: Ketika Etika Berorganisasi Teruji di Era Digital
Opini

Menjaga Rumah Besar PPTSB: Ketika Etika Berorganisasi Teruji di Era Digital

18 Agustus 2026
Partuturan di Era Digital: Menemukan Kembali Cara Menempatkan Diri
Opini

Partuturan di Era Digital: Menemukan Kembali Cara Menempatkan Diri

17 Agustus 2026
Menjaga Integritas Hukum dan Keamanan Publik di Tengah Dinamika Nasional
Opini

Menjaga Integritas Hukum dan Keamanan Publik di Tengah Dinamika Nasional

16 Agustus 2026
Utang Membesar, Dapur MBG Bermasalah: Saat Negara Harus Memilih Prioritas
Opini

Utang Membesar, Dapur MBG Bermasalah: Saat Negara Harus Memilih Prioritas

14 Agustus 2026
Ketika Rakyat Merasa Tersisih di Tanah Airnya Membedah Paradoks Pertumbuhan Ekonomi, Anomali Keadilan Fiskal, dan Melemahnya Daya Beli di Daerah
Opini

Ketika Rakyat Merasa Tersisih di Tanah Airnya Membedah Paradoks Pertumbuhan Ekonomi, Anomali Keadilan Fiskal, dan Melemahnya Daya Beli di Daerah

13 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Caroline Nababan Raih Emas dan Top Score ASMC 2026, The PRINT Apresiasi Prestasi Anak Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Rakyat Merasa Tersisih di Tanah Airnya Membedah Paradoks Pertumbuhan Ekonomi, Anomali Keadilan Fiskal, dan Melemahnya Daya Beli di Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Banten Andra Soni Ajak Warga Dukung Felicia br Sihombing di The Icon Indonesia SCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THE PRINT Gelar Peluncuran Buku Bilingual Prabowonomics dan Prabowonomics Summit 2026 di JICC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In