JAKARTA I galasibot.co.id – Kota Medan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan menyabet penghargaan bergengsi dalam ajang National Governance Award 2026. Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara ini sukses dinobatkan sebagai Excellent City in Digital Public Service Transformation berkat langkah masifnya dalam mendigitalisasi berbagai sektor pelayanan.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima langsung penghargaan tersebut di Jakarta pada Jumat (24/4/2026). Keberhasilan Rico Waas dalam memimpin transformasi layanan digital ini mengukuhkan posisi Medan sebagai salah satu garda terdepan kota pintar (smart city) di Indonesia.
Bagi Rico Waas, pencapaian ini merupakan bukti nyata dari komitmen kuat dan kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah menghadirkan pelayanan publik yang modern, inklusif, serta berorientasi penuh pada kebutuhan masyarakat luas.
Inovasi Teknologi untuk Kemudahan Warga
Rico Waas menegaskan bahwa digitalisasi di lingkungan Pemko Medan bukan sekadar mengikuti tren teknologi semata. Menurutnya, esensi utama dari perubahan sistem ini adalah memberikan dampak langsung yang mempermudah urusan warga sehari-hari.
“Penghargaan ini merupakan hasil dedikasi seluruh jajaran Pemko Medan. Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tapi soal memberikan kemudahan nyata bagi setiap warga,” ujar Rico Waas yang saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Medan, Arrahmaan Pane.
Selain itu, integrasi sistem layanan terpadu telah memangkas birokrasi yang sebelumnya berbelit menjadi lebih efisien. Transformasi ini memungkinkan masyarakat mengakses berbagai keperluan administratif hanya melalui perangkat genggam mereka tanpa harus mengantre panjang di kantor pemerintahan.
Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan
Sementara itu, Rico Waas berharap pencapaian gemilang di tahun 2026 ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan. Ia mengimbau jajarannya agar tidak cepat puas dengan apresiasi yang telah diraih di tingkat pusat tersebut.
Namun, tantangan ke depan dipastikan akan semakin kompleks seiring dengan tingginya ekspektasi publik terhadap kecepatan layanan. Oleh karena itu, Pemko Medan berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur teknologi informasi guna mendukung keandalan sistem yang ada.
Di sisi lain, fokus utama pemerintah ke depan adalah memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Digitalisasi menjadi instrumen kunci untuk meminimalisir celah penyimpangan dalam administrasi keuangan maupun pelayanan publik di lapangan.
Medan Sebagai Kota Teladan Digital Indonesia
Langkah Medan dalam memenangkan National Governance Award 2026 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Utara. Konsistensi dalam melakukan pembaruan sistem secara berkelanjutan menjadi kunci utama Medan tetap kompetitif di level nasional.
Lebih lanjut, Rico Waas optimis bahwa Medan akan terus bertransformasi menjadi barometer kota pintar yang inklusif. Inovasi yang dikembangkan tidak hanya menyasar pusat kota, tetapi juga memastikan warga di pinggiran merasakan manfaat dari kemajuan teknologi tersebut.
“Semoga prestasi ini semakin memacu semangat kita untuk terus berinovasi. Kita harus menjadikan Medan sebagai kota teladan dalam transformasi digital di Indonesia,” tutup Rico Waas dengan nada optimis.(*)










