Pakpak Bharat | galasibot.co.id
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Desa, Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pakpak Bharat, Robincem Habeahan, SIP., MM, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam memberikan perlindungan kepada korban kekerasan, khususnya perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.
Pernyataan ini disampaikan oleh Robincem Habeahan dalam Rapat Lintas Sektoral mengenai Perlindungan Perempuan dan Anak yang berlangsung di Kantor UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Pakpak Bharat pada hari ini, Senin (17/03/2025).
“Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk melaksanakan amanat Peraturan Daerah Pakpak Bharat nomor 02 tahun 2017 tentang perlindungan perempuan dan anak. Negara harus hadir, kita semua wajib melindungi masyarakat, terutama perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan, baik fisik, mental, kekerasan dalam rumah tangga, maupun kekerasan seksual,” tegas Robincem Habeahan, menyampaikan pesan dari Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Robincem juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memberikan perlindungan bagi anak dan perempuan, khususnya mereka yang menjadi korban kekerasan. Ia menghimbau agar masyarakat tidak ragu untuk melaporkan setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak yang diketahui atau disaksikan kepada UPTD PPA.
Selain Robincem Habeahan, rapat tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Pakpak Bharat, Supardi Padang, SP, MM, Banit PPA Satreserse Pakpak Bharat, perwakilan Kodim 0206/Dairi, beberapa Kepala Desa dan Camat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.(*)











