• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Pasca Banjir Bandang Kota Wisata  Parapat, Aktivis Lingkungan Desak Pemerintah Serius Menormalisasi Aliran Sungai

Redaksi Galasibot.co.id
17 Maret 2025
/ News
0 0
0
Pasca Banjir Bandang Kota Wisata  Parapat, Aktivis Lingkungan Desak Pemerintah Serius Menormalisasi Aliran Sungai
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

DPRD dan Pemkot Medan Setujui Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025

22 Tahun Menunggu Keadilan, 358 Warga Cengkareng Tagih Ganti Rugi kepada Pemprov DKI Setelah Perumnas Lunas Sejak 2016

Aktivitas Mesin Permainan di Lion Square Batam Disorot, Aparat Diminta Segera Selidiki Legalitas Operasional

Parapat | galasibot.co.id

 

Pasca terjadinya banjir bandang yang melanda kawasan Kota Wisata Parapat, Harianto Sinaga, SE, aktivis lingkungan sekaligus Pengelola Geopark Kaldera Toba Geosite Parapat Sibaganding 2021, mengungkapkan keprihatinannya terkait keseriusan pemerintah dalam menormalisasi aliran Sungai Batu Gaga Parapat. Sinaga mendesak pemerintah untuk tidak sekadar melontarkan janji dan rencana, tetapi segera mengambil tindakan nyata demi keselamatan masyarakat setempat.

Pada tahun 2021, usulan normalisasi aliran Sungai Batu Gaga telah diajukan secara resmi kepada pemerintah setelah banjir bandang yang meluber dari bantaran sungai. Namun hingga kini, upaya normalisasi masih terbatas pada rencana, sementara pada Minggu, 16 Maret 2025, kembali terjadi banjir bandang dari sumber yang sama.

Banjir yang terjadi pada tahun 2025 berdampak lebih parah dibandingkan peristiwa yang terjadi pada tahun 2021, meskipun masih mengakibatkan kerugian material bagi masyarakat Parapat. Menurut Sinaga, pemerintah harus segera mengambil langkah tegas untuk menormalisasi aliran sungai dan mengimplementasikan langkah-langkah mitigasi bencana.

Tanggung jawab tersebut sudah jelas diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 9 Tahun 2019 tentang Pengembangan Geopark Kaldera Toba, yang mewajibkan pemerintah daerah dan pusat untuk melaksanakan langkah-langkah mitigasi bencana, termasuk dalam pengelolaan kawasan Geopark Kaldera Toba.

Lebih lanjut, Harianto Sinaga menyerukan agar pemerintah segera menegakkan amanat Perpres tersebut dan memastikan langkah mitigasi bencana, seperti normalisasi Sungai Batu Gaga, dilaksanakan secara serius. Ia juga mengkritik adanya perambahan hutan lindung, penebangan kayu pinus di daerah aliran sungai, serta kegiatan tambang ilegal di kawasan Geosite Parapat Sibaganding yang merupakan bagian dari UNESCO Global Geopark.

Harianto Sinaga mengingatkan pentingnya upaya pelestarian hutan lindung dan pengelolaan kawasan Geopark Kaldera Toba untuk mengurangi risiko bencana alam, serta menjaga kelestarian lingkungan demi kesejahteraan masyarakat. Keberadaan kawasan Geopark Kaldera Toba yang masih berstatus Yellow Card dari UNESCO menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan untuk melindungi dan mengembangkan kawasan tersebut.

“Pengembangan UNESCO Global Geopark Kaldera Toba harus sejalan dengan aturan yang ada dalam Perpres No. 9 Tahun 2019. Dinas Kehutanan dan Polisi Kehutanan harus lebih serius dalam menjaga kelestarian kawasan hutan lindung di Geopark Kaldera Toba,” ujar Sinaga.

Dengan adanya desakan ini, diharapkan pihak terkait segera mengambil langkah tegas untuk melaksanakan konservasi dan mitigasi bencana yang lebih efektif guna mengurangi risiko bencana alam dan memastikan keberlanjutan kawasan Geopark Kaldera Toba.(*)

Source: Penulis berita Harianto
Via: Editor :Wilfrid
Tags: Banjir bandangKota Wisata Parapat
SendShareTweet
Kembali

Banjir Bandang Landa Kota Wisata Parapat, Sungai Batu Gaga dan Si Mangguri Guri Meluap, Rumah Warga Tergenang Lumpur

Lanjut

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak dari Kekerasan

Baca Juga

DPRD dan Pemkot Medan Setujui Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
Dprd medan

DPRD dan Pemkot Medan Setujui Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025

8 Juli 2026
22 Tahun Menunggu Keadilan, 358 Warga Cengkareng Tagih Ganti Rugi kepada Pemprov DKI Setelah Perumnas Lunas Sejak 2016
News

22 Tahun Menunggu Keadilan, 358 Warga Cengkareng Tagih Ganti Rugi kepada Pemprov DKI Setelah Perumnas Lunas Sejak 2016

8 Juli 2026
Aktivitas Mesin Permainan di Lion Square Batam Disorot, Aparat Diminta Segera Selidiki Legalitas Operasional
News

Aktivitas Mesin Permainan di Lion Square Batam Disorot, Aparat Diminta Segera Selidiki Legalitas Operasional

6 Juli 2026
Rico Waas Jadikan Program Mata Deli Percontohan, CCTV Swadaya Perkuat Keamanan Lingkungan Kota Medan
News

Rico Waas Jadikan Program Mata Deli Percontohan, CCTV Swadaya Perkuat Keamanan Lingkungan Kota Medan

5 Juli 2026
Forum Komdigi APEKSI XVIII Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis, Medan Dorong Kolaborasi Digital Antar Kota
News

Forum Komdigi APEKSI XVIII Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis, Medan Dorong Kolaborasi Digital Antar Kota

4 Juli 2026
Luhut Panjaitan Tegaskan PT TPL Tidak Akan Beroperasi Lagi, Pemerintah Siapkan Penataan Ulang Lahan demi Masyarakat Adat dan Pemulihan Ekologi
News

Luhut Panjaitan Tegaskan PT TPL Tidak Akan Beroperasi Lagi, Pemerintah Siapkan Penataan Ulang Lahan demi Masyarakat Adat dan Pemulihan Ekologi

4 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Felicia Babak 6 Besar The Icon Indonesia SCTV: Mohon Dukungan untuk Rebut Tiket Top 5 Senin Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Provinsi Tapanuli Tinggal Ketok Palu? DPR RI Desak Kemendagri Rampungkan Aturan Pemekaran Daerah!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usut Tuntas! Punguan Silauraja Indonesia Desak Keadilan atas Kematian Jaka Malau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Provinsi Tapanuli: Dari Jejak Sejarah Menuju Pusat Pertumbuhan Baru Sumatera

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In