• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 7, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Ragam

Kepsek SMAN 2 Depok Mohon Maaf Atas Ketidaknyamanan Ekskul Rohkris Siswanya

admin
8 Oktober 2022
/ Ragam
0 0
0
Kepsek SMAN 2 Depok Mohon Maaf Atas Ketidaknyamanan Ekskul Rohkris Siswanya
Share on FacebookShare on Twitter

Depok l galasibot.co.id

Diskriminasi yang terjadi di sekolah negeri di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat dimana sekolah yang seharusnya bisa memfasilitasi siswa-siswi untuk penguatan karakter serta menimba ilmu pengetahuan tidak terulang lagi.

Baca Juga

PMKRI Pematangsiantar Gelar MABIM 2026, Cetak Kader Kritis, Humanis, dan Berintegritas

Felicia Sihombing Tampil di Top 5 The Icon Indonesia, Keluarga Ajak Masyarakat Sumut Beri Dukungan

HUT ke-436 Kota Medan: Rico Waas Serukan Sinergi Ciptakan Legasi Terbaik bagi Masyarakat

Kami tidak di ijinkan menggunakan ruang kelas untuk Rohkris (Rohani Kristen) kata salah seorang guru melalui pesan singkat Selasa (4/10/2022).

Semula siswa -siswi ini menggunakan ruang multiguna,namun sekarang tidak diijinkan menggunakan dengan alasan ruangannya penuh seragam siswa baru didalamnya, sehingga mereka menggunakan selasar tangga dan pelataran lorong kelas di lantai 2.

Dulu yang dipakai ruangan multi guna , tapi sekarang dipakai buat seragam siswa yang baru kata salah satu staf kesiswaan ber- insial (ltf) dan melontarkan kata-kata akan membekukan Rohkris , yang membuat siswa merasa di diskriminasi.

Namun kepada awak media Kepala SMAN 2 Depok Dr.Wawan Ridwan.S.Pd.M.Si mengatakan,” bahwa dirinya tidak pernah ada berniat melakukan diskriminasi dan intoleran terhadap siapapun,”ungkapnya di ruang kerjanya Jumat (7/10/2022).

“Bisa saya jelaskan kalau kronologi yang diketahui bahwa sebenarnya siswa tersebut mau di kasih ruangan,namun jedah sebelum ruangan di buka adalah foto tersebut sedangkan yang tadinya ruangan multi guna biasanya menjadi tempat siswa belajar kebetukan lagi penuh pakaian siswa-siswi,”tuturnya.

“Memang saat belajar Rohkris harus meminta ijin dahulu.Dirinya juga menambahkan bahwa dirinya memang mendelegasikan hal tersebut ke bagian Sapras sehingga jika itu menjadi masalah maka dirinya kedepan akan mengevaluasi dan memperbaiki sistem penataan sarana prasarana tersebut,”harapnya.

“Jadi sekali lagi kami dari SMAN 2 Depok memohon maaf atas kejadian dugaan ketidak nyamanan anak-anak didik , siswa-siswi kami dalam belajar Rohkris kemaren,”jelasnya.

Ditempat yang berbeda dikutip dari siaran pers Kemendikbud No.639/sipres/A6/X/2022 Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim, menyatakan keprihatinannya atas diskriminasi yang dialami oleh pelajar beragama Kristen di SMAN 2 Depok. Sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional atau UU Sisdiknas, pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa.

“Satuan pendidikan harus merdeka dari diskriminasi. Sekolah sudah seharusnya menjadi ruang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua peserta didik untuk belajar dan mengembangkan diri, terlepas dari identitas yang melekat pada dirinya,” tegas Mendikbudristek dalam pernyataannya pada Jumat (7/10).

“Pemerintah daerah, dengan didukung oleh pemerintah pusat, wajib memastikan sekolah untuk memberikan proses pembelajaran yang tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa,” lanjutnya.

Perwujudan di pendidikan yang aman dan nyaman, serta merdeka dari segala bentuk diskriminasi dan kekerasan, menjadi salah satu prioritas Kemendikbudristek dalam implementasi kebijakan Merdeka Belajar.

Hal ini sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Peraturan tersebut mengatur definisi serta langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan atas dasar diskriminasi terhadap suku, agama, ras, dan/atau antargolongan (SARA) yang terjadi di satuan pendidikan. Pembatasan sarana dalam proses belajar mengajar di sekolah kepada kelompok agama tertentu, termasuk fasilitas ekstrakurikuler, merupakan tindak diskriminasi yang mengakibatkan berkurangnya hak belajar peserta didik.

“Saat ini Kemendikbudristek melalui Inspektorat Jenderal sedang melakukan investigasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengusut dan menangani kasus yang terjadi di SMAN 2 Depok. Upaya penghapusan tiga dosa besar pendidikan, yang meliputi intoleransi, perundungan, kekerasan seksual, juga terus kami dorong melalui kampanye penguatan karakter bertemakan Profil Pelajar Pancasila,” terang Menteri Nadiem.

Lebih lanjut, Mendikbudristek Nadiem Makarim menegaskan bahwa kunci dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari segala bentuk diskriminasi dan intoleransi, serta jenis-jenis kekerasan yang lain adalah kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. “Semuanya harus terlibat dalam upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman serta menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas dan kebinekaan,” tandas Mendikbudristek.(*)

Penulis: Tim3 / Editor: Pangihutan Sinaga

SendShareTweet
Kembali

Kapolres Simalungun Rakor Pengamanan DPSP yang Digelar Polda Sumut bersama Anggota DPR RI

Lanjut

Forkopimda Binjai Doa Bersama Korban Kajuruhan

Baca Juga

PMKRI Pematangsiantar Gelar MABIM 2026, Cetak Kader Kritis, Humanis, dan Berintegritas
Ragam

PMKRI Pematangsiantar Gelar MABIM 2026, Cetak Kader Kritis, Humanis, dan Berintegritas

7 Juli 2026
Felicia Sihombing Tampil di Top 5 The Icon Indonesia, Keluarga Ajak Masyarakat Sumut Beri Dukungan
Ragam

Felicia Sihombing Tampil di Top 5 The Icon Indonesia, Keluarga Ajak Masyarakat Sumut Beri Dukungan

6 Juli 2026
HUT ke-436 Kota Medan: Rico Waas Serukan Sinergi Ciptakan Legasi Terbaik bagi Masyarakat
Ragam

HUT ke-436 Kota Medan: Rico Waas Serukan Sinergi Ciptakan Legasi Terbaik bagi Masyarakat

1 Juli 2026
Kapolda Kepri Gelar Nonton Bareng demi Eratkan Sinergi Masyarakat
Ragam

Kapolda Kepri Gelar Nonton Bareng demi Eratkan Sinergi Masyarakat

29 Juni 2026
Panitia Siapkan Pelantikan dan Bakti Sosial IPJI Kepri
Ragam

Panitia Siapkan Pelantikan dan Bakti Sosial IPJI Kepri

29 Juni 2026
Felicia Babak 6 Besar The Icon Indonesia SCTV: Mohon Dukungan untuk Rebut Tiket Top 5 Senin Ini!
Ragam

Felicia Babak 6 Besar The Icon Indonesia SCTV: Mohon Dukungan untuk Rebut Tiket Top 5 Senin Ini!

26 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Provinsi Tapanuli Tinggal Ketok Palu? DPR RI Desak Kemendagri Rampungkan Aturan Pemekaran Daerah!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Felicia Babak 6 Besar The Icon Indonesia SCTV: Mohon Dukungan untuk Rebut Tiket Top 5 Senin Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usut Tuntas! Punguan Silauraja Indonesia Desak Keadilan atas Kematian Jaka Malau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Provinsi Tapanuli: Dari Jejak Sejarah Menuju Pusat Pertumbuhan Baru Sumatera

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In