Depok I galasibot.co.id
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kota Depok gelar Rapat Paripurna di Ruang Sidang Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Jl. Boulevard Raya, Kota Kembang, Depok, Senin ( 6/3/23 ).
Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD TM. Yusufsyah Putra dan dihadiri Wakil Walikota Depok Imam Budi, Forkopimda, serta 26 anggota dari 50 anggota DPRD Kota Depok.
Rapat Paripurna kali ini dalam rangka penyampaian Pokok-pokok Pikiran dari Per-Komisi dan Rencana Kerja DPRD Kota Depok tahun 2024.
Penyampaian Pokok-pokok pikiran dimana, bahwa DPRD Kota Depok telah melaksanakan Reses tanggal 28-31 Januari 2023,dan membuat laporan tertulis , hasil rapat kerja komisi-Komisi DPRD dengan Perangkat Daerah Kota Depok yang membahas Renja Perangkat Daerah Tahun 2024 yg diantaranya membahas Pokir DPRD Kota Depok tahun 2024 yang salahsatunya adalah dari hasil reses untuk dimasukan dalam Renja Perangkat Daerah Kota Depok telah menyampaikan hasil pembahasannya kepada Badan Anggaran yang selanjutnya Badan Anggaran sesuai tugas dan fungsinya mengawal Pokir ini dalam pembahasan KUA PPAS dan RAPBD TA 2024, demikian dikatakan Ketua DPRD TM. Yusufsyah Putra dalam memimpin rapat.
Dalam rapat adanya masukan dari Komisi A , Hendrik Tangke sebagai Koordinator Komisi A mengusulkan agar ada poin yang harus diperhatikan terkait usulan kenaikan tunjangan Kesra ASN serta Hamzah juga menyampaikan dimana Komisi A yang membidangi Pemerintahan juga agar lebih diperhatikan lagi karena tahun 2024 berkaitan dengan tahun politik agar seluruh ASN diawasi, diamati untuk tidak ikut serta dalam politik praktis.
“Sudah banyak oknum-oknum ASN yang ikut ikutan dalam politik praktis kami meminta agar ASN untuk netral senetral-netralnya,” ujar Hamzah Ketua Komisi A DPRD Kota Depok.
Dalam sambutannya Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menjawab bahwa usulan dan masukan akan dipelajari terkait menetapkan kemungkinan rencana tindak lanjut kedepan berdasarkan skala prioritas kemampuan keuangan daerah.
“Ada 2 pertanyaan tadi terkait kesejahteraan ASN, kami sangat menghargai pendapat tersebut dan memang sesuatu yang kita harapkan bersama, insyaAllah harus dikoordinasikan lebih lanjut karena ini mekanisme anggaran tergantung kekuatan anggaran kita dan peraturan perundang undangan yang berlaku, yang Kesra guru honorer, Alhamdulillah sesuai janji kampanye Idris Imam sudah dinaikan sejak tahun 2022 , lebih tinggi dari guru ASN , yang ke-2 terkait pelebaran jalan raya Sawangan, kita sama-sama berjuang DPRD dan Pemerintah Kota Depok ada janji MOU antara Pemerintah Kota Depok dan pemilik jalan tol yang didalamnya sudah tertuang pelebaran jalan , tetapi sudah hampir 2 tahun ini belum dilaksanakan oleh mereka, ayo sama-sama kita menagih, mohon dukungan dan kerjasamanya,”tutup Imam. (*)
Penulis berita :Rohana/editor:Pangihutan Sinaga










