Medan I galasibot.co.id
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Rajudin Sagala, S.Pd.I., H. Zulkarnaen, S.K.M., dan Hadi Suhendra, menerima langsung perwakilan pengunjuk rasa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan yang menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kota Medan, Rabu (03/09/2025).
Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh puluhan kader HMI tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi publik atas berbagai persoalan yang dinilai belum tertangani secara optimal oleh pemerintah kota. Dalam pernyataan sikapnya, HMI menyampaikan tujuh poin tuntutan yang menjadi perhatian penting, yakni:
- Penutupan tempat hiburan malam ilegal
- Perluasan kesempatan kerja bagi pemuda
- Penyelesaian permasalahan parkir liar di Kota Medan
- Percepatan penyelesaian proyek pembangunan yang mangkrak
- Keadilan bagi guru honorer dalam hal kesejahteraan dan status kepegawaian
- Penyediaan sarana dan fasilitas yang mendukung pengembangan pemuda
- Penanganan masalah banjir dan pemberantasan korupsi di lingkungan pemerintahan
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Rajudin Sagala menyambut baik aspirasi yang disampaikan secara damai dan tertib. Ia menyatakan bahwa DPRD sebagai lembaga legislatif memiliki tanggung jawab moral untuk menyerap, mengkaji, dan menindaklanjuti setiap keluhan maupun masukan dari masyarakat, termasuk mahasiswa.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini kami terima dan kami pastikan akan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada. Kalian adalah representasi generasi intelektual yang memiliki semangat perubahan. Mari kita bersama-sama memperbaiki kota ini, bukan hanya dengan kritik, tapi juga dengan partisipasi aktif,” ujar Rajudin di hadapan massa aksi.
Turut hadir dalam penyambutan aspirasi tersebut beberapa Anggota DPRD Kota Medan dari lintas komisi dan fraksi, antara lain Tia Ayu Anggraini, S.Kom., M.H., El Barino Shah, S.H., M.H., Modesta Marpaung, S.K.M., S.Keb., dr. Dimas Sofani Lubis, Reza Pahlevi Lubis, S.Kom., dr. Faisal Arbie, M.Biomed., dan Janses Simbolon.
- Zulkarnaen, S.K.M. menambahkan bahwa beberapa tuntutan tersebut memang telah menjadi perhatian DPRD Kota Medan, namun dukungan dari masyarakat dan organisasi pemuda seperti HMI sangat diperlukan untuk memperkuat dorongan kepada eksekutif.
Sementara itu, Hadi Suhendra menyampaikan bahwa DPRD akan segera mengagendakan pembahasan lanjutan terhadap isu-isu yang diangkat mahasiswa, khususnya yang menyangkut proyek mangkrak dan penyelesaian banjir yang masih menjadi problem utama kota.
Aksi unjuk rasa HMI berlangsung secara damai, tertib, dan mendapat pengawalan dari aparat keamanan. Mahasiswa pun menyampaikan apresiasi atas keterbukaan DPRD Kota Medan dalam menerima dan menanggapi aspirasi mereka secara langsung.











