Medan I galasibot.co.id
Audiensi Guru Agama Katolik di DPRD Medan berlangsung pada Senin (26/01/2026). Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen menerima kunjungan Kepala Penyelenggara Katolik dari Kementerian Agama Republik Indonesia Kota Medan.
Pertemuan tersebut digelar di ruang kerja Ketua DPRD Kota Medan. Audiensi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan sinergi antara DPRD Kota Medan dengan berbagai organisasi serta lapisan masyarakat.
Selain itu, pertemuan ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Kota Medan Henry Jhon Hutagalung.
Soroti Kekurangan Guru Agama Katolik di Sekolah
Dalam audiensi Guru Agama Katolik di DPRD Medan, pihak Kementerian Agama menyampaikan adanya kekurangan tenaga pengajar agama Katolik di sejumlah sekolah di Kota Medan.
Berdasarkan data dari Bimas Katolik Kementerian Agama Kota Medan, masih terdapat beberapa sekolah yang belum memiliki guru agama Katolik. Kondisi ini menyebabkan sebagian peserta didik belum mendapatkan pengajaran agama sesuai dengan keyakinannya.
Sebagai informasi, pendidikan agama merupakan bagian penting dalam sistem pendidikan nasional yang menjamin setiap peserta didik memperoleh pembelajaran sesuai agama yang dianut. Penjelasan lebih lanjut dapat dibaca melalui referensi berikut:
DPRD Rekomendasikan Penambahan Guru
Menanggapi hal tersebut, audiensi Guru Agama Katolik di DPRD Medan menghasilkan rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut.
Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen merekomendasikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan agar segera melakukan langkah-langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan guru agama Katolik di sekolah-sekolah.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pemerataan tenaga pengajar serta menjamin hak siswa dalam mendapatkan pendidikan agama.
Untuk membaca berita terkait kebijakan pendidikan lainnya di Kota Medan, kunjungi juga:
Melalui audiensi Guru Agama Katolik di DPRD Medan, diharapkan kebutuhan tenaga pendidik dapat segera terpenuhi sehingga proses pembelajaran di sekolah berjalan lebih optimal.











