Medan | galasibot.co.id
Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Medan secara resmi menggelar Rapat Pemilihan Komposisi Personalia Panitia Khusus Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Senin (24/11/2025). Rapat ini menjadi langkah awal strategis DPRD Kota Medan dalam memperkuat peran pengawasan dan perumusan kebijakan guna meningkatkan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi PAD.
Dalam rapat tersebut, para anggota Pansus secara musyawarah mufakat menyepakati El Barino Shah, S.H., M.H., sebagai Ketua Pansus Peningkatan PAD. Sementara itu, posisi Wakil Ketua Pansus dipercayakan kepada Hj. Sri Rezeki, A.Md. Penetapan ini diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang solid, profesional, dan berorientasi pada hasil konkret bagi peningkatan pendapatan daerah Kota Medan.
Rapat pemilihan komposisi personalia Pansus berlangsung di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Medan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B., didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen, S.K.M., dan Hadi Suhendra. Seluruh anggota Pansus Peningkatan PAD turut hadir dan aktif memberikan pandangan dalam proses penetapan struktur kepengurusan.
Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B., dalam arahannya menyampaikan bahwa Pansus Peningkatan PAD memiliki peran strategis dalam menggali potensi pendapatan daerah yang selama ini belum optimal. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, transparansi, serta inovasi kebijakan agar target peningkatan PAD dapat tercapai secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Pansus terpilih El Barino Shah, S.H., M.H., menyatakan kesiapan dirinya bersama seluruh anggota Pansus untuk segera bekerja. Fokus utama Pansus ke depan adalah melakukan evaluasi terhadap sumber-sumber PAD, mengidentifikasi hambatan di lapangan, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang dapat mendorong peningkatan pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat.
Dengan terbentuknya komposisi personalia Pansus Peningkatan PAD ini, DPRD Kota Medan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat keuangan daerah, mendukung pembangunan kota, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kota Medan.(*)











