Medan I galasibot.co.id
Rapat Pansus PAD DPRD Medan digelar pada Selasa (27/01/2026) di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Medan. Pertemuan ini membahas potensi peningkatan pendapatan daerah dari sektor retribusi pelayanan kesehatan.
Rapat tersebut dipimpin Ketua Pansus El Barino Shah dan dihadiri oleh anggota Panitia Khusus (Pansus) Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Medan.
Melalui rapat Pansus PAD DPRD Medan, para anggota dewan melakukan pembahasan lanjutan terkait data dan potensi penerimaan retribusi yang dikelola oleh RSUD dr. Pirngadi Medan.
Fokus Pembahasan Data Potensi Retribusi
Dalam rapat Pansus PAD DPRD Medan, peserta rapat menyoroti pentingnya data yang akurat mengenai potensi penerimaan retribusi dari layanan rumah sakit milik pemerintah daerah.
Data tersebut dinilai penting untuk memastikan bahwa potensi pendapatan dari sektor kesehatan dapat dioptimalkan. Selain itu, data yang valid juga menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan peningkatan pendapatan daerah.
Sebagai informasi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan sumber pendapatan yang diperoleh pemerintah daerah dari pajak, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah, serta sumber sah lainnya.
Informasi lebih lanjut mengenai PAD dapat dilihat melalui referensi berikut:
Hadirkan OPD Terkait dalam Pembahasan
Untuk memperkuat pembahasan, rapat Pansus PAD DPRD Medan juga menghadirkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Salah satunya adalah Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Medan yang memberikan penjelasan mengenai pengelolaan keuangan daerah.
Kehadiran OPD tersebut diharapkan dapat membantu DPRD mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai potensi retribusi yang dapat meningkatkan pendapatan daerah.
Selain itu, pembahasan ini juga menjadi bagian dari upaya DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Untuk membaca berita terkait kebijakan ekonomi daerah lainnya, kunjungi juga halaman berikut:
Dengan adanya rapat Pansus PAD DPRD Medan, diharapkan potensi penerimaan retribusi dari sektor pelayanan kesehatan dapat dioptimalkan sehingga mampu mendukung pembangunan Kota Medan.(*)











