Medan, I galaibot.co.id
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen, S.K.M., menggelar audiensi bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait guna menindaklanjuti keluhan masyarakat mengenai kemacetan dan banjir yang kerap terjadi di bawah Jalan Tol Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Senin (14/04/2025).
Audiensi ini merupakan bentuk keseriusan legislatif dalam merespon aduan masyarakat, khususnya warga Kelurahan Bandar Selamat, yang selama ini merasa belum pernah mendapat penanganan maksimal terhadap permasalahan banjir di sekitar Jalan Letda Sujono, terutama di bawah jalan tol yang sering terendam saat hujan deras.
Selain persoalan banjir, warga juga mengeluhkan kemacetan parah dan praktik pungutan liar (pungli) di simpang empat menuju pintu tol Tanjung Morawa. Masyarakat meminta agar Pemerintah Kota Medan segera memasang lampu lalu lintas (traffic light) serta menertibkan arus lalu lintas di kawasan tersebut demi kenyamanan pengguna jalan.
Menanggapi hal ini, H. Zulkarnaen, S.K.M., mengimbau OPD dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret. Dari hasil pembahasan, disepakati sejumlah solusi, antara lain:
-
Penutupan median jalan di depan pintu Tol Bandar Selamat guna mengurangi kemacetan.
-
Pembukaan median jalan baru untuk kendaraan yang ingin berputar arah.
-
Penambahan rambu lalu lintas, lampu penerangan jalan, serta pemasangan traffic light di titik simpang rawan kemacetan.
Adapun untuk penanganan banjir, akan dilakukan dalam dua tahap. Untuk jangka pendek, aliran drainase akan dialihkan ke penampungan sementara di arah Perumahan Citra Land. Sedangkan jangka panjang, direncanakan pembangunan kolam retensi yang dilengkapi pompa untuk mengantisipasi genangan air saat curah hujan tinggi.
Audiensi ini dihadiri oleh Dinas Perhubungan Kota Medan, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi, Dinas PKP2R Kota Medan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, PT. Jasa Marga Cabang Balmera, Satlantas Polrestabes Medan, Camat Medan Tembung, serta Lurah Bandar Selamat.
Dengan langkah konkret ini, diharapkan keluhan masyarakat dapat segera teratasi, dan akses jalan di kawasan Bandar Selamat kembali lancar dan aman.











