Medan I galasibot.co.id
Kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi sebesar 2.50 persen per pebruari 2024. Inflasi year on year (y-on-y) Kota Medan sebesar 2,50 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,47.
Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 5,48 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,74 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,74 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,20 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,22 persen; kelompok transportasi sebesar 0,71 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,08 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,22 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,82 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,87 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,64 persen.
Sementara tingkat inflasi month to month (m-to-m) dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Kota Medan bulan Februari 2024 masing-masing sebesar 0,36 persen dan 0,88 persen.
Komoditas penyumbang utama inflasi antara lain cabai merah, daging ayam ras, minyak goreng, kentang, beras, mie, jengkol, cabai rawit, cabai hijau, upah asisten rumah tangga, roti manis, shampoo, tarif kendaraan roda dua online, kopi siap saji, kangkung, daun singkong, bayam, bubur, ikan asin teri, ayam hidup.
Pada bulan Februari 2024, terjadi inflasi m-to-m sebesar 0,36 %, inflasi y-on-y sebesar 2,5 %
Penyumbang utama inflasi bulan Februari 2024 secara y-on-y adalah: Kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil 1,61%. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah beras, daging ayam ras, tomat, cabai merah, Sigaret Kretek Mesin (SKM), minyak goreng, bawang putih, gula pasir, kentang, Sigaret Kretek Tangan (SKT), udang basah, cabai rawit, jeruk nipis/limau, wortel, cabai hijau, sawi hijau, roti manis, bawang merah, susu bubuk, dan kopi bubuk.
Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran dengan andil 0,25 %. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah mie, es, bakso siap santap, kebab, ketupat/lontong sayur, dan sop, kopi siap saji, bubur, the siap saji, ayam goreng, soto, hamburger, ikan goreng, capcay dan siomay.
Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil 0,21%. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah emas perhiasan, deodorant, pasta gigi, hand body lotion, tarif gunting rambut pria, bedak, cotton bud, dan tissu.(Sumber BPS Kota Medan)










