• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 6, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Ekonomi

Saatnya Bupati se-Sumut Jadi Agen Perubahan Pimpin Gerakan Nasional Ekonomi Inklusi

Oleh: Joan Berlin Damanik,SSi. MM (Akademisi & Pemerhati Sosial-Ekonomi dan Kebijakan Publik)

Redaksi Galasibot.co.id
11 Oktober 2025
/ Ekonomi, Opini
0 0
0
Saatnya Bupati se-Sumut Jadi Agen Perubahan Pimpin Gerakan Nasional Ekonomi Inklusi

Joan Berlin Damanik,SSi. MM

Share on FacebookShare on Twitter

Ketimpangan ekonomi dan kesenjangan sosial tetap menjadi luka dalam pembangunan nasional — dan Sumatera Utara (Sumut) mencerminkan hal itu dengan jelas. Meski pertumbuhan ekonomi provinsi menunjukkan capaian positif, realitas di lapangan menyatakan bahwa “pertumbuhan” belum menyentuh warga di desa, wilayah terpencil, dan lapisan masyarakat paling rentan. Gerakan Nasional Ekonomi Inklusif (GNEI) punya makna strategis jika diterjemahkan ke dalam kebijakan dan program nyata di daerah — dan di sinilah bupati memiliki mandat moral dan teknis untuk bertransformasi menjadi agen perubahan.

Menurut rilis BPS Provinsi Sumatera Utara, Gini Ratio Sumut pada Maret 2025 tercatat sebesar 0,295. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 0,011 poin dibandingkan Gini Ratio pada September 2024 (0,306). Di perkotaan, Gini Ratio Maret 2025 tercatat 0,324 (turun 0,009), sedangkan di perdesaan 0,228 (turun 0,008). Distribusi pengeluaran 40% penduduk terbawah berada pada kisaran 23,17% — menunjukkan bahwa meski masih ada ketimpangan, Sumut saat ini berada dalam kategori “ketimpangan rendah” berdasarkan tolok ukur Bank Dunia.

Baca Juga

Dugaan Mega Korupsi BGN: Saat Program Makan Bergizi Terjebak dalam Politik Relasi

Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara, Bangun Sistem Pangan Modern untuk Kendalikan Inflasi

Provinsi Tapanuli: Strategi Baru Pertumbuhan Ekonomi Sumatera

Bandingkan dengan rata-rata nasional: Gini Ratio Indonesia pada Maret 2025 tercatat 0,375. Artinya, Sumut berada jauh di bawah angka itu, menunjukkan performa distribusi pendapatan yang relatif lebih merata dibanding banyak provinsi lain. Namun, catat bahwa tingkat ketimpangan yang “lebih baik” ini tidak otomatis menjamin inklusivitas menyeluruh — terutama di level UMKM dan desa.

Beberapa data lainnya menunjukkan tantangan struktural yang masih besar:

  • Gubernur Sumut, Bobby Nasution menyebut bahwa hanya 7,7% pelaku UMKM di Sumut yang memiliki akses pembiayaan formal.
  • Hanya 19% UMKM yang memanfaatkan teknologi, dan lebih kecil lagi yang sudah masuk ke ekosistem digital (3%).
  • Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Sumut hingga Februari 2025 mencatat piutang sebesar Rp 23,36 triliun, tumbuh ~4,23% yoy. Porsi pembiayaan terbesar dialokasikan ke sektor perdagangan (20,62%) dan pertanian (11,33%).
  • Pembiayaan produktif (modal kerja + investasi) tercatat tumbuh 43,44% yoy per Maret 2024, sementara NPF (risiko pembiayaan bermasalah) dijaga di tingkat ~2,07%.
  • Program penjaminan KUR oleh Jamkrindo di Sumut juga menunjukkan kemajuan: per semester I 2025, penjaminan KUR mencapai sekitar Rp 4,16 triliun kepada puluhan ribu debitur.
  • Di sektor desa wisata inklusi misalnya, total penyaluran kredit / pembiayaan hingga September 2023 mencapai Rp 10,9 miliar kepada 1.321 debitur di 7 desa.

Dengan data ini, jelas bahwa meskipun indikator makro (Gini Ratio, pertumbuhan ekonomi) menunjukkan kemajuan, tantangan di level mikro — terutama untuk kelompok UMKM dan wilayah pedesaan — masih sangat nyata.

Menjadi Agen Perubahan: Peran Strategis Bupati

Data di atas menggarisbawahi bahwa bupati — sebagai pemimpin di tingkat kabupaten/kota — memiliki kesempatan emas untuk mengambil peran aktif dalam mewujudkan ekonomi inklusif di daerahnya. Berikut langkah-langkah strategis:

  1. Roadmap Ekonomi Inklusif Kabupaten
    Bupati perlu menyusun dokumen strategi jangka menengah (5–10 tahun) yang fokus pada pengurangan gap kota-desa, peningkatan kapasitas UMKM, distribusi pembiayaan mikro, dan penetrasi pasar digital ke wilayah pelosok.
  2. Anggaran untuk Komunitas Rentan dan UMKM
    Alokasi APBD harus diarahkan tidak hanya untuk infrastruktur, tetapi untuk program pemberdayaan ekonomi: subsidi bunga, dana bergulir, kemitraan koperasi, modal usaha untuk perempuan, pemuda, lansia, penyandang disabilitas.
  3. Basis Data Lokal & Target Intervensi Presisi
    Memanfaatkan data BPS kabupaten/kota dan melakukan survei lokal untuk memetakan desa-desa paling tertinggal — lalu menargetkan intervensi keuangan, pelatihan, dan pemasaran di sana agar dampak lebih terasa.
  4. Kolaborasi dengan Sektor Keuangan & Fintech
    Bupati harus memfasilitasi kemitraan antara pemerintah daerah dengan bank lokal, lembaga keuangan mikro, fintech syariah, dan koperasi untuk menyediakan akses pembiayaan inklusif. Skema jaminan kredit bisa difasilitasi lewat BUMD atau lembaga penjamin lokal.
  5. Digitalisasi & Literasi Keuangan untuk UMKM Desa
    Pelatihan digital harus menjangkau desa-desa terpencil. Hadirkan pembimbing teknologi lokal (digital champion) di tiap kecamatan agar UMKM dapat naik kelas, memasarkan produknya daring, dan masuk ke platform digital.
  6. Optimalisasi Dana Desa Produktif
    Dana desa harus diarahkan tidak hanya untuk jalan dan irigasi, tapi juga dialokasikan ke modal usaha, pelatihan kewirausahaan, sentra produksi, dan pemasaran bersama — agar desa tidak hanya jadi lokasi pembangunan, tetapi pusat ekonomi produktif.
  7. Monitoring, Evaluasi & Akuntabilitas Publik
    Setiap intervensi ekonomi inklusif harus dilaporkan transparan, dievaluasi secara berkala, dan melibatkan partisipasi masyarakat agar kebijakan tetap responsif terhadap kebutuhan nyata.

Waktu Bupati Se Sumut Bertindak dari Daerah

Gerakan Nasional Ekonomi Inklusif menawarkan kerangka besar untuk pertumbuhan yang adil, tetapi tanpa aksi nyata di level kabupaten, konsep itu bisa menjadi jargon kosong. Di Sumatera Utara, kemajuan pada Gini Ratio adalah sinyal positif — tetapi belum cukup sebagai tolok ukur keadilan ekonomi. Angka-angka UMKM, akses pembiayaan, dan digitalisasi menunjukkan bahwa masih ada jurang yang harus dijembatani.

Bupati sebagai pemimpin lokal harus bangkit bukan sebagai pengelola administratif semata, melainkan sebagai agen perubahan yang memahami denyut napas masyarakatnya. Dengan memanfaatkan data lokal, membuka jalur kolaborasi keuangan inklusif, menggerakkan UMKM desa, dan menjadikan dana desa sebagai modal ekonomi — ekonomi inklusif bisa hidup dan dirasakan.

Mari jadikan GNEI bukan hanya mimpi pusat, tetapi kenyataan di pasar desa, koperasi lokal, dan wajah wirausaha mikro di setiap sudut Sumut. Bupati-­bupati harus turun tangan, mendengar warga, dan merancang perubahan yang membawa keadilan ekonomi, bukan hanya pertumbuhan semu.

 

Tags: #Bupatiagenperubahanekonomi#DigitalisasiUMKMkabupaten#EkonomiinklusifSumut#GiniRatioSumateraUtara#JoanBerlinDamanik#UMKMaksespembiayaanSumateraUtara
SendShareTweet
Kembali

Dualisme PWI Sumut Resmi Berakhir, Farianda Putra Sinik Ditetapkan Sebagai Ketua Sah

Lanjut

Pemko Binjai Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Kementerian PKP dan KPR Nasional

Baca Juga

Dugaan Mega Korupsi BGN: Saat Program Makan Bergizi Terjebak dalam Politik Relasi
Opini

Dugaan Mega Korupsi BGN: Saat Program Makan Bergizi Terjebak dalam Politik Relasi

5 Juli 2026
Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara, Bangun Sistem Pangan Modern untuk Kendalikan Inflasi
Ekonomi

Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara, Bangun Sistem Pangan Modern untuk Kendalikan Inflasi

4 Juli 2026
Provinsi Tapanuli: Strategi Baru Pertumbuhan Ekonomi Sumatera
Opini

Provinsi Tapanuli: Strategi Baru Pertumbuhan Ekonomi Sumatera

29 Juni 2026
Provinsi Tapanuli: Dari Jejak Sejarah Menuju Pusat Pertumbuhan Baru Sumatera
JURNAL

Provinsi Tapanuli: Dari Jejak Sejarah Menuju Pusat Pertumbuhan Baru Sumatera

24 Juni 2026
Kendalikan Inflasi, Pemkab Humbahas dan Tapanuli Selatan Resmi Jalin Kerja Sama Sektor Pertanian
Ekonomi

Kendalikan Inflasi, Pemkab Humbahas dan Tapanuli Selatan Resmi Jalin Kerja Sama Sektor Pertanian

20 Juni 2026
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah
Ekonomi

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah

15 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Provinsi Tapanuli Tinggal Ketok Palu? DPR RI Desak Kemendagri Rampungkan Aturan Pemekaran Daerah!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Felicia Babak 6 Besar The Icon Indonesia SCTV: Mohon Dukungan untuk Rebut Tiket Top 5 Senin Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usut Tuntas! Punguan Silauraja Indonesia Desak Keadilan atas Kematian Jaka Malau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brigjen TNI Purn MJP Hutagaol Nilai Peninjauan Moratorium Provinsi Tapanuli Langkah Strategis dalam Prabowonomics Summit 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In