• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Opini

IRONI DI BALIK TEROMPET HARI PENDIDIKAN: Ketika Negara Merayakan, Pendidikan Terabaikan

Oleh: Bung Gilang Resti Prilegawa Sitorus Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan DPD GMNI Sumatera Utara

Redaksi Galasibot.co.id
3 Mei 2026
/ Opini
0 0
0
IRONI DI BALIK TEROMPET HARI PENDIDIKAN: Ketika Negara Merayakan, Pendidikan Terabaikan

Bung Gilang Resti Prilegawa Sitorus Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan DPD GMNI Sumatera Utara

Share on FacebookShare on Twitter

IRONI DI BALIK TEROMPET HARI PENDIDIKAN: Ketika Negara Merayakan, Pendidikan Terabaikan

Setiap tanggal 2 Mei, bangsa ini seolah serempak mengumandangkan puja-puji bagi pendidikan. Upacara digelar, pidato dibacakan, dan linimasa media sosial dibanjiri narasi optimisme. Nama Ki Hajar Dewantara kembali dielu-elukan sebagai simbol dedikasi terhadap masa depan bangsa.

Namun di balik riuhnya seremoni itu, ada pertanyaan yang tidak boleh dihindari: apakah pendidikan Indonesia benar-benar sedang baik-baik saja?

Baca Juga

Utang Membesar, Dapur MBG Bermasalah: Saat Negara Harus Memilih Prioritas

Ketika Rakyat Merasa Tersisih di Tanah Airnya Membedah Paradoks Pertumbuhan Ekonomi, Anomali Keadilan Fiskal, dan Melemahnya Daya Beli di Daerah

Sekolah untuk Membebaskan, Bukan untuk Menjinakkan

Jawabannya pahit—tidak.

Di daerah, sekolah masih berjuang dengan keterbatasan fasilitas. Akses teknologi belum merata, ruang kelas tak layak, dan kekurangan tenaga pendidik menjadi kenyataan sehari-hari. Sementara di kota, pendidikan melesat cepat, menghadirkan standar tinggi yang tak semua mampu menjangkaunya. Ketimpangan ini bukan lagi sekadar statistik—ia telah menjadi jurang sosial yang nyata.

Lebih jauh, pendidikan tinggi kini bergerak ke arah yang mengkhawatirkan. Biaya kuliah terus meningkat, menjauhkan akses dari kelompok ekonomi bawah. Pendidikan yang semestinya menjadi hak, perlahan berubah menjadi privilese. Di sisi lain, lulusan terus bertambah, tetapi tidak diimbangi dengan kesiapan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Akibatnya, ijazah kehilangan daya tawarnya.

Ironi semakin terasa ketika kita berbicara tentang nasib guru. Ratusan ribu guru honorer masih hidup dalam ketidakpastian. Mereka mengabdi tanpa jaminan kesejahteraan yang layak. Honor minim, perlindungan lemah, dan masa depan yang kabur. Negara seolah lupa bahwa kualitas pendidikan tidak mungkin melampaui kualitas guru yang dipinggirkan.

Di tengah situasi itu, kurikulum terus berganti. Setiap pergantian rezim, lahir kebijakan baru—tanpa fondasi riset yang kuat dan kesiapan implementasi di lapangan. Guru dipaksa beradaptasi cepat, pelatihan terbatas, dan murid menjadi korban eksperimen kebijakan. Proses belajar kehilangan makna, berubah menjadi rutinitas administratif: datang, duduk, mencatat, pulang—tanpa daya kritis, tanpa arah.

Puncak ironi terletak pada anggaran pendidikan. Pemerintah mengklaim telah memenuhi amanat konstitusi: 20% APBN untuk pendidikan. Namun realitasnya patut dipertanyakan. Anggaran tersebut kerap “diperluas” dengan memasukkan program lintas sektor, sehingga substansi pendidikan justru tereduksi. Ini bukan sekadar soal angka—ini soal komitmen dan kejujuran negara.

Pendidikan bukan hanya ruang kelas. Ia adalah fondasi peradaban. Ia menentukan kualitas manusia, arah bangsa, dan masa depan Indonesia.

Sebagai representasi suara kritis mahasiswa, Bidang Penelitian dan Pengembangan DPD GMNI Sumatera Utara menyampaikan sikap tegas:

  1. Kembalikan 20% APBN untuk pendidikan murni, bukan manipulasi administratif dengan memasukkan program di luar sektor pendidikan.
  2. Selesaikan persoalan guru honorer secara sistemik dan manusiawi, bukan sekadar insentif yang jauh dari kata layak.
  3. Hentikan eksperimen kurikulum tanpa basis riset, lakukan evaluasi menyeluruh sebelum reformasi.
  4. Hormati dan jalankan putusan Mahkamah Konstitusi, termasuk jika gugatan terkait APBN 2026 dikabulkan—tanpa kompromi.

Pendidikan sejati tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Ia hidup di ruang sidang, di jalanan demonstrasi, dalam tulisan-tulisan kritis, dan dalam keberanian untuk berkata: ini tidak benar, dan kami tidak akan diam.

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026.
Sudah saatnya kita berhenti sekadar merayakan—dan mulai membenahi.(*)

 

Tags: #anggaran-20-persen-apbn-pendidikan-fakta#gmni-sumut-suara-mahasiswa-pendidikan#ironi-hardiknas-2026-kritik-pendidikan#ketimpangan-pendidikan-daerah-vs-kota#nasib-guru-honorer-indonesia-terkini
SendShareTweet
Kembali

Koordinator Wartawan DPRD Medan Gelar Raker ke-2, Perkuat Profesionalisme

Lanjut

Asta Cita Tapanuli & Prabowonomics Diusung ke Presiden, PPPT Minta Tokoh Lama Introspeksi

Baca Juga

Utang Membesar, Dapur MBG Bermasalah: Saat Negara Harus Memilih Prioritas
Opini

Utang Membesar, Dapur MBG Bermasalah: Saat Negara Harus Memilih Prioritas

14 Agustus 2026
Ketika Rakyat Merasa Tersisih di Tanah Airnya Membedah Paradoks Pertumbuhan Ekonomi, Anomali Keadilan Fiskal, dan Melemahnya Daya Beli di Daerah
Opini

Ketika Rakyat Merasa Tersisih di Tanah Airnya Membedah Paradoks Pertumbuhan Ekonomi, Anomali Keadilan Fiskal, dan Melemahnya Daya Beli di Daerah

13 Agustus 2026
Sekolah untuk Membebaskan, Bukan untuk Menjinakkan
Opini

Sekolah untuk Membebaskan, Bukan untuk Menjinakkan

13 Agustus 2026
Menjaga Integritas Hukum dan Keamanan Publik di Tengah Dinamika Nasional
Opini

Menjaga Integritas Hukum dan Keamanan Publik di Tengah Dinamika Nasional

12 Agustus 2026
Menjaga Stabilitas Nasional: Menolak Provokasi dan Mengawal Kehormatan HUT RI
Opini

Menjaga Stabilitas Nasional: Menolak Provokasi dan Mengawal Kehormatan HUT RI

11 Agustus 2026
Reformasi Birokrasi Pemko Medan: Ujian Konsistensi dan Sinyal Kepemimpinan Tegas
Opini

Reformasi Birokrasi Pemko Medan: Ujian Konsistensi dan Sinyal Kepemimpinan Tegas

11 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Banten Andra Soni Ajak Warga Dukung Felicia br Sihombing di The Icon Indonesia SCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Caroline Nababan Raih Emas dan Top Score ASMC 2026, The PRINT Apresiasi Prestasi Anak Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026: Messi Bidik Gelar Beruntun, Yamal Siap Tantang Sang Idola

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kolonel Inf Andrian Siregar Jabat Asisten Teritorial Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan Menggantikan  Kolonel Arh Dedik Ermanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THE PRINT Gelar Peluncuran Buku Bilingual Prabowonomics dan Prabowonomics Summit 2026 di JICC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In