• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, Oktober 12, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Budaya

Keadilan Dimulai dari Rumah: Advokat Batak dalam Bayang-bayang Dalihan Natolu” (Mengangkat pentingnya keluarga dan nilai adat sebagai dasar keadilan)

Redaksi Galasibot.co.id
22 Juli 2025
/ Budaya, Hukum, Opini, Sumut
0 0
0
Keadilan Dimulai dari Rumah: Advokat Batak dalam Bayang-bayang Dalihan Natolu” (Mengangkat pentingnya keluarga dan nilai adat sebagai dasar keadilan)
Share on FacebookShare on Twitter

Parapat | galasibot co.id

Memulai profesi advokat dari tanah kelahiran bukan sekadar pilihan karier, tetapi sebuah panggilan hati. Di tengah hiruk pikuk bangsa yang terus mencari keadilan, saya percaya bahwa keadilan sejati harus terlebih dahulu ditegakkan dalam diri sendiri dan dalam keluarga. Prinsip ini bukan hanya pedoman pribadi, tetapi juga warisan nilai yang saya bawa dari kampung halaman di Tanah Batak.

Baca Juga

Kapolda Sumut Minta Personel Permudah Urusan Warga dan Jadikan Tugas Ladang Ibadah

PMKRI Pematangsiantar Gelar Diskusi Jurnalistik Lintas Kampus Bahas Nilai Berita

BMKG Keluarkan Peringatan Siaga Cuaca Ekstrem di Sumut 11-13 Oktober 2026

Namun, hari ini saya menyaksikan satu realitas pahit: tatanan adat Dalihan Natolu — hukum tertinggi dalam masyarakat Batak — perlahan memudar maknanya. Manat mardonang tubu (bijak terhadap saudara laki-laki), elek marboru (lemah lembut terhadap pihak boru), dan somba marhula-hula (hormat kepada hula-hula) kini diuji, terutama ketika ekonomi keluarga berada di titik terendah. Dalam kondisi itu, nilai-nilai luhur berubah menjadi sumber konflik.

Dalihan Natolu dibangun di atas keseimbangan dan rasa hormat. Ketika salah satu unsur goyah — entah karena kebutuhan ekonomi, kesalahpahaman, atau ego — maka keharmonisan keluarga dan masyarakat ikut runtuh. Ironisnya, saat konflik internal terjadi di tengah lingkaran adat, pemerintah sebagai siha-sihal, pilar keempat yang seharusnya hadir sebagai penengah, sering kali absen atau datang terlalu terlambat.

Dalam praktiknya, sistem Dalihan Natolu yang bersifat tidak tertulis membuat daya ikatnya lemah dalam ranah hukum formal. Di sinilah dilema besar muncul: ketika adat tak lagi mampu menyelesaikan masalah, maka jalur hukum menjadi satu-satunya jalan keluar — meskipun, dalam kearifan Batak, itu adalah pilihan terakhir yang sebaiknya dihindari.

Sebagai seorang advokat yang berasal dari tanah Batak, saya berdiri di persimpangan antara nilai adat dan hukum negara. Profesi ini menuntut keberanian untuk berkata benar dan membela yang tertindas, namun juga mengharuskan saya untuk tetap berpijak pada akar budaya. Menjadi advokat dari tanah kelahiran berarti menjadi penjaga jembatan antara nilai tradisi dan modernitas, antara Dalihan Natolu dan sistem hukum formal.

Saya ingin menjadi bagian dari solusi — bukan hanya di ruang sidang, tetapi juga di tengah-tengah masyarakat yang sedang berjuang mempertahankan nilai luhur mereka. Karena menegakkan keadilan sejati, dimulai dari rumah sendiri.

Source: Penulis :Wilfrid Sinaga
Tags: #AdvokatDariTanahBatak#AdvokatPeduliAdat#DalihanNatoluDanHukum#HukumDanAdatBatak#KeadilanBerbasisBudaya
SendShareTweet
Kembali

Rapat Paripurna DPRD Medan Bahas Tanggapan Ranperda KTR, Wujud Sinergi Eksekutif dan Legislatif

Lanjut

Pansus DPRD Kota Medan Gelar Rapat Pembahasan RPJMD 2025-2029, Bahas Arah Pembangunan Kota Lima Tahun ke Depan

Baca Juga

Kapolda Sumut Minta Personel Permudah Urusan Warga dan Jadikan Tugas Ladang Ibadah
News

Kapolda Sumut Minta Personel Permudah Urusan Warga dan Jadikan Tugas Ladang Ibadah

11 Oktober 2026
PMKRI Pematangsiantar Gelar Diskusi Jurnalistik Lintas Kampus Bahas Nilai Berita
News

PMKRI Pematangsiantar Gelar Diskusi Jurnalistik Lintas Kampus Bahas Nilai Berita

11 Oktober 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Siaga Cuaca Ekstrem di Sumut 11-13 Oktober 2026
News

BMKG Keluarkan Peringatan Siaga Cuaca Ekstrem di Sumut 11-13 Oktober 2026

11 Oktober 2026
Darurat “Vape Getar” dan Lingkaran Setan Narkotika: Menakar Ancaman Nyata Demografi Sumatera Utara
News

Darurat “Vape Getar” dan Lingkaran Setan Narkotika: Menakar Ancaman Nyata Demografi Sumatera Utara

11 Oktober 2026
AJMI Dorong Kodam I/BB Replikasi Sinergi Komunikasi Publik Mabesad
Medan

AJMI Dorong Kodam I/BB Replikasi Sinergi Komunikasi Publik Mabesad

11 Oktober 2026
Bobby Nasution Sampaikan 5 Prioritas Pembangunan Sumut ke Bappenas
Nasional

Bobby Nasution Sampaikan 5 Prioritas Pembangunan Sumut ke Bappenas

10 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga  Desak Transparansi Kompensasi dan Legalitas Proyek Perumahan, Antonius Tumanggor Minta Pemko Medan Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengurai Teror Bom Molotov di Namorambe: Polisi Naikkan Status Penyelidikan dan Ancam Jemput Paksa Saksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In