Koordinasi Percepatan Rehabilitasi Terus Dilakukan
Humbahas I galasibot.co.id
Rapat pembahasan penyaluran bantuan perumahan dan bantuan sosial pascabencana telah diikuti oleh Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H., secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan, Bukit Inspirasi Doloksanggul, Senin (26/1/2026).
Rapat ini digelar sebagai bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Fokus pembahasan diarahkan pada penyaluran bantuan rumah serta bantuan sosial bagi masyarakat di daerah terdampak bencana.
Rapat Dipimpin Menteri Dalam Negeri
Rapat percepatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian. Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait serta Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf.
Selain itu, para gubernur, bupati, dan wali kota dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana juga ikut serta dalam rapat tersebut secara daring.
Validasi Data Rumah Terdampak Ditekankan
Dalam arahannya, Mendagri menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian dan verifikasi data rumah terdampak bencana. Data rumah yang tergolong rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat diminta untuk segera dituntaskan.
Verifikasi data yang akurat dinilai menjadi kunci utama agar penyaluran bantuan perumahan dapat direalisasikan secara tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pembangunan Huntap Menunggu Kepastian Lahan
Selain verifikasi data, kepastian lokasi lahan yang aman dan layak juga kembali ditekankan sebelum pembangunan hunian tetap (huntap) dilaksanakan. Pembangunan huntap diprioritaskan bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Dalam pelaksanaannya, aspek keselamatan, kelayakan lingkungan, serta keberlanjutan hunian diharapkan dapat menjadi perhatian utama seluruh pihak terkait.
Target Pembangunan Fisik Dimulai Februari
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa pembangunan fisik hunian tetap ditargetkan sudah dapat berjalan pada Februari mendatang. Target tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan semakin dekatnya momen hari besar keagamaan.
Untuk mendukung percepatan tersebut, keterlibatan lintas sektor dilakukan secara gotong royong agar pembangunan hunian tetap dapat terlaksana sesuai rencana.
Anggaran Bansos Rp600 Miliar Disiapkan
Pada kesempatan yang sama, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa anggaran bantuan sosial pascabencana sebesar Rp600 miliar telah disiapkan oleh pemerintah pusat.
Bantuan tersebut mencakup perlindungan dan jaminan sosial berupa buffer stock logistik, beras, sembako, serta santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia. Selain itu, rehabilitasi sosial berupa nutrisi, obat-obatan, dan layanan kesehatan juga telah disiapkan, termasuk program pemberdayaan sosial melalui penguatan ekonomi bagi korban bencana.
Pemkab Humbang Hasundutan Tegaskan Komitmen
Realisasi penyaluran bantuan sosial tersebut disebutkan sangat bergantung pada kelengkapan dan keakuratan data dari pemerintah daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta untuk segera menuntaskan pendataan agar bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan guna memastikan proses penanganan pascabencana, termasuk penyaluran bantuan perumahan dan bantuan sosial, dapat berjalan optimal demi pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.
Dalam rapat tersebut, Bupati Humbang Hasundutan turut didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sabar Purba, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, Plt. Inspektur De Zon Situmeang, Kepala BPKPD Resva Panjaitan, Kalak BPBD Bernard Simamora, Kasatpol PP Andi Sihombing, Kadis Sosial Rambe Manalu, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae, serta OPD terkait lainnya.(*)











