Medan | galasibot co.id
Ketua Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dohot Boru (PPTSB) Cabang Medan Utara, Kalep Sinaga, S.Pd.
meminta masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang semakin marak dilakukan melalui platform Google Maps. Penipuan ini melibatkan oknum yang mengatasnamakan instansi atau lembaga pemerintah dan swasta demi meraup keuntungan pribadi.
Kalep menekankan pentingnya kehati-hatian masyarakat agar tidak terjerumus dalam perangkap penipuan ini. “Oknum mafia ini dengan lihai melibatkan instansi atau lembaga pemerintah maupun swasta untuk meyakinkan masyarakat. Namun, saat nomor WhatsApp yang tertera dihubungi, ternyata tidak aktif atau tidak jelas,” ujar Kalep Sinaga kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Kamis (15/8/2024).
Kalep berharap pihak kepolisian segera bertindak untuk memberantas oknum-oknum yang memanfaatkan nama lembaga atau instansi untuk menipu masyarakat. Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas kebenarannya.
Peringatan ini juga terkait dengan adanya siaran pers dari Departemen Imigrasi, yang dirilis pada Selasa (12/8/2024), di mana ditemukan nomor WhatsApp 081230030440 yang muncul di Google Maps dengan mengatasnamakan layanan Imigrasi. Saat nomor tersebut dihubungi, tidak ada respons, dan setelah ditelusuri, ternyata nomor tersebut palsu.
Wartawan galasibot co id juga saat mengkonfirmasi hal ini kepada Riwanto Dermawan Ganda, Kasubsi Informasi Komunikasi Imigrasi Kelas II Belawan. Melalui pesan WhatsApp pribadinya, Ganda membenarkan adanya laporan terkait nomor WhatsApp tersebut. “Nomor tersebut menggunakan platform Google Maps Imigrasi, namun setelah dihubungi kembali, ternyata tidak aktif dan telah diblokir. Kami meminta masyarakat untuk tidak melayani nomor tersebut,” ujar Ganda.
Ganda juga menambahkan bahwa beberapa nomor yang ditampilkan di aplikasi seperti GetContact mungkin disebabkan oleh preferensi privasi pengguna. Namun, ia mengingatkan bahwa orang-orang jahat sering kali mengeksploitasi hal ini untuk kepentingan mereka. “Jika berbisnis dengan nomor terkait, pastikan untuk memverifikasi profil pengguna melalui GetContact,” tutup Ganda.(*)
Penulis berita :Perdy Sinaga











