• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Minggu, September 6, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Pasca Izin PBPH PT Toba Pulp Lestari Dicabut, Babak Baru Pemulihan Hutan Danau Toba Dimulai

Redaksi Galasibot.co.id
11 Februari 2026
/ News
0 0
0
Pasca Izin PBPH PT Toba Pulp Lestari Dicabut, Babak Baru Pemulihan Hutan Danau Toba Dimulai

Harianto Sinaga SE (Dok galasibot.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Simalungun I galasibot.co.id

Pemerintah resmi mencabut izin Pemanfaatan Bahan Hutan Produksi (PBPH) PT Toba Pulp Lestari (TPL), yang ditandai dengan pemasangan spanduk pencabutan izin di sejumlah titik kawasan sekitar Danau Toba. Menanggapi keputusan ini, Harianto Sinaga, SE—petani sekaligus pelaku dan pemerhati pariwisata Danau Toba—menilai langkah tersebut sebagai titik balik penting, namun menegaskan bahwa tantangan sesungguhnya justru baru dimulai.

Baca Juga

Sengkarut Antrean BBM Subsidi di Medan: Jeratan Pemodal hingga Jaringan Mafia Penimbun

Senyum Kembali Merekah: Trauma Healing Pemkab Karo untuk Anak Korban Sinabung

Lantik LP3KD, Wali Kota Rico Waas Dorong Pesparani Jadi Agenda Seni dan Budaya Rutin di Kota Medan 

Menurut Harianto, pencabutan izin TPL menutup satu bab panjang konflik pengelolaan hutan di kawasan Danau Toba, tetapi sekaligus membuka fase yang jauh lebih krusial: pemulihan dan konservasi ekosistem.

“Pencabutan izin ini bukan akhir perjuangan masyarakat Toba, tetapi awal tanggung jawab bersama. Hutan yang rusak tidak akan pulih dengan sendirinya. Dibutuhkan rencana yang jelas, kerja nyata, dan keterlibatan semua pihak, terutama masyarakat yang hidup berdampingan dengan hutan,” ujar Harianto.

Ia menyoroti bahwa hingga kini masih banyak pertanyaan yang belum terjawab terkait arah kebijakan pemerintah. Di antaranya, skema pemulihan seperti apa yang akan diterapkan, siapa saja yang akan dilibatkan dalam proses tersebut, serta apakah pemulihan akan selaras dengan status Toba Kaldera sebagai UNESCO Global Geopark.

“Kami berharap masyarakat lokal—petani, buruh, dan komunitas adat—tidak hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi aktor utama dalam pemulihan, karena merekalah yang paling memahami kondisi lapangan dan paling terdampak,” tegasnya.

Harianto juga mengingatkan bahwa minimnya informasi resmi jangan sampai membuat warga bersikap pasif. Justru pada fase transisi inilah peran masyarakat sekitar menjadi sangat penting untuk mengawal proses pemulihan.

Ia menekankan bahwa pemulihan hutan yang ideal harus mengutamakan konservasi ekosistem, melibatkan petani dan buruh sebagai penjaga kawasan, serta membuka ruang ekonomi hijau yang berkelanjutan tanpa merusak alam.

Sebagai pelaku pariwisata, Harianto melihat pemulihan hutan memiliki kaitan langsung dengan masa depan Danau Toba sebagai destinasi wisata berkelanjutan.

“Danau Toba tidak boleh hanya diperlakukan sebagai objek industri atau komoditas pariwisata semata. Ia adalah warisan dunia yang harus kita jaga untuk generasi mendatang,” katanya.

Ia juga mengajak pemerintah, masyarakat, buruh, dan aktivis lingkungan untuk kembali bersuara dan berkolaborasi—bukan untuk berkonflik, tetapi untuk memastikan proses pemulihan berjalan transparan, adil, dan berkelanjutan.

“Diam hari ini bisa berarti kerusakan esok hari. Hutan bukan hanya milik negara, melainkan titipan untuk anak cucu. Begitu pula Danau Toba—bukan sekadar warisan nenek moyang, tetapi amanah bagi masa depan,” tutup Harianto.(*)

 

 

Source: Penulis berita : Wilfrid Sinaga
Tags: #Ekonomi hijau berkelanjutan Toba#Konservasi Toba Kaldera UNESCO#Pemulihan hutan Danau Toba#Pencabutan izin PT Toba Pulp Lestari#Perlindungan ekosistem Danau Toba
SendShareTweet
Kembali

DPRD Kota Medan Terima Parliament Tour Mahasiswa Creative Student Home

Lanjut

Satpol PP Diminta Tindak Tegas Bangunan Tanpa PBG di Jalan Sekip Medan

Baca Juga

Sengkarut Antrean BBM Subsidi di Medan: Jeratan Pemodal hingga Jaringan Mafia Penimbun
Medan

Sengkarut Antrean BBM Subsidi di Medan: Jeratan Pemodal hingga Jaringan Mafia Penimbun

6 September 2026
Senyum Kembali Merekah: Trauma Healing Pemkab Karo untuk Anak Korban Sinabung
Karo

Senyum Kembali Merekah: Trauma Healing Pemkab Karo untuk Anak Korban Sinabung

5 September 2026
Lantik LP3KD, Wali Kota Rico Waas Dorong Pesparani Jadi Agenda Seni dan Budaya Rutin di Kota Medan 
Medan

Lantik LP3KD, Wali Kota Rico Waas Dorong Pesparani Jadi Agenda Seni dan Budaya Rutin di Kota Medan 

5 September 2026
KI Sumut Visitasi Layanan Adminduk dan Pajak Digital di Kota Medan
Medan

KI Sumut Visitasi Layanan Adminduk dan Pajak Digital di Kota Medan

5 September 2026
Pemimpin Dunia dan Pemuda Kumpul di Bali dalam Forum Bersejarah Bahas AI dan Kemanusiaan
Nasional

Pemimpin Dunia dan Pemuda Kumpul di Bali dalam Forum Bersejarah Bahas AI dan Kemanusiaan

5 September 2026
Gelar Munas 2026 di Balikpapan, ISKA Tegaskan Komitmen Kerasulan Awam demi Bonum Commune
Nasional

Gelar Munas 2026 di Balikpapan, ISKA Tegaskan Komitmen Kerasulan Awam demi Bonum Commune

5 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In