Binjai | galasibot.co.id
Kabar menggembirakan datang dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Binjai, Perumda Tirta Sari. Setelah penantian panjang, akhirnya dana pensiun bagi para pegawai yang memasuki masa purna tugas sejak tahun 2000 hingga 2024 resmi dicairkan oleh pihak Asuransi Bumiputera. Hal ini menjadi momen haru dan penuh rasa syukur bagi para pensiunan, salah satunya adalah Zuraidah, seorang ibu rumah tangga yang juga mantan pegawai Perumda Tirta Sari Binjai.
Pada Kamis (24/4/2025), Zuraidah yang hadir di Kantor Perumda Tirta Sari Binjai, Jalan WR Monginsidi, Kecamatan Binjai Kota, didampingi oleh suaminya, menerima langsung dana pensiun dalam bentuk cek senilai ratusan juta rupiah. Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Direktur Perumda Tirta Sari Binjai, Ashari ST, serta disaksikan oleh Dewan Pengawas Joko Basuki.
“Alhamdulillah, akhirnya dana pensiun saya keluar dan dapat dicairkan hari ini,” ucap Zuraidah dengan mata berkaca-kaca, menandakan kelegaan dan harapan baru setelah penantian selama bertahun-tahun.
Dalam konferensi persnya, Direktur Ashari ST menjelaskan bahwa ini merupakan pertama kalinya sejak 2020 pihak Asuransi Bumiputera melakukan pencairan dana pensiun yang sempat tertunda. Pada pencairan tahap awal ini, total dana yang disalurkan sebesar Rp121.000.000. Ashari menyebut, keberhasilan pencairan ini merupakan hasil dari proses panjang dan negosiasi yang intensif dengan pihak Bumiputera.
“Prosesnya memang tidak mudah. Kita harus membuat janji dan melakukan pendekatan ke pihak direksi Bumiputera. Baru pada awal September 2024, kita bisa bertemu dan menyepakati komitmen bersama,” jelas Ashari.
Dalam komitmen tersebut, Bumiputera setuju untuk mencairkan dana pensiun, dengan syarat Perumda Tirta Sari rutin membayar premi bulanan. Dana premi tersebut, menurut Ashari, bersumber dari kas perusahaan serta potongan gaji karyawan aktif.
Ashari juga mengungkapkan bahwa masih ada sekitar 20 pensiunan lainnya yang belum menerima dana pensiun mereka. Namun ia memastikan bahwa semua dana akan dibayarkan penuh tanpa potongan.
“Nominalnya tetap 100 persen. Kami ingin memberikan hak penuh kepada para pensiunan yang sudah mengabdikan diri selama puluhan tahun untuk perusahaan ini,” lanjutnya.
Sebagai penutup, Ashari berharap agar pihak Bumiputera tetap berkomitmen menuntaskan pembayaran dana pensiun kepada seluruh pensiunan Perumda Tirta Sari Binjai, demi kesejahteraan dan ketenangan hidup di masa tua mereka.
“Semoga dana ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pensiunan. Ini adalah bentuk penghargaan atas pengabdian mereka selama ini,” pungkas Ashari.
Kabar pencairan dana pensiun ini tentu menjadi angin segar tidak hanya bagi para pensiunan dan keluarga, tetapi juga bagi seluruh pegawai aktif yang kini memiliki harapan baru atas jaminan hari tua mereka.(*)











