• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 6, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Perhelatan Pemilihan Umum 2024 Buka Pintu Gerbang Menuju Era Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045

Redaksi
16 Februari 2024
/ News, Opini
0 0
0
Pemikiran Frederick Fouche Prediksi Pasangan Prabowo-Gibran Pemenang Pilpres 2024

Capres cawapres Prabowo-Gibran (Foto Tangkapan Layar)

Share on FacebookShare on Twitter

Masa Orde Lama, Orde Baru, Reformasi, Revolusi Mental telah melewati masanya. Diamana masing masing masa telah meninggalkan nama dan kwalitas kepemimpinannya.

Tentu dalam penilaian objektif Pemimpin yang paling berkwalitas adalah masa kepemimpinan Orde Lama (Soekarno/Hatta) karena dimasa merekalah yang meletakan dasar/poundasi NKRI.

Baca Juga

Dugaan Mega Korupsi BGN: Saat Program Makan Bergizi Terjebak dalam Politik Relasi

Rico Waas Jadikan Program Mata Deli Percontohan, CCTV Swadaya Perkuat Keamanan Lingkungan Kota Medan

Forum Komdigi APEKSI XVIII Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis, Medan Dorong Kolaborasi Digital Antar Kota

Kepemimpinan berikutnya menjadi kurang berkwalitas karena ada slogan yang mengatakan merebut lebih gampang daripada mempertahankan. 32 tahun masa kepemimpinan Soeharto melahirkan kepemimpinan yang otoriter dan menunjukkan wajah rejim yang mengekang demokrasi.

Ketidak puasan rakyat pada kepemimpinan Orde Baru memuncak pada masa Revormasi (yang seharusnya adalah revolusi). Namun sebelum masuk ke masa Revormasi ada satu kepemimpinanTransisi yaitu Bj Habibie. Ada masa ini wilayah NKRI berkurang karena Timor Timur terlepas menjadi Timor Leste.

Peralihan masa Orba ke masa Reformasi menjadi sedikit halus karena terlebih dahulu ada masa Transisi sehingga ada kesempatan untuk memperhalus Revolusi menjadi Reformasi.

Awal dari Masa Reformasi ditandai dengan lahirnya “Poros Tengah” yang mampu menyatukan dua kekuatan dengan munculnya Pemimpin Gus Dur dan Megawati. Pada kepemimpinan Gusdur telah melahirkan Tokoh Pluralisme sementara pada Kempimpinan Megawati kembali mengurangi wilayah NKRI denganlepasnya Sipadan dan Ligitan.

Kelemahan yang dimiliki Gus Dur dan Megawati menjadi keuntungan bagi Kepempimpinan berikutnya yaitu masa SBY yang membuka sistim demokrasi langsung namun belum berhasil menjawab tuntutan rakyat dalam menghiangkan Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Sepuluh tahun masa kepemimpinan SBY telah membuka pintu untuk lahirnya pemimpin yang dinanti nanti rakyat sejak awal reformasi yaitu pemimpin yang mampu meretas KKN denganlahirnya kepemimpinan Jokowi dengan mendeklarasikan Revolusi Mental.

Revolusi Mental yang meliputi Revolusi Ekonomi, Revolusi Budaya dan Revolusi Politik Hukum telah mencapi titik puncak setelah Pemilu 2024 berlangsung sukses yang akan melahirkan kepemimpinan baru yaitu Prabowo Gibran yang akan memimpin pada Era Transformasi. Era Transformasi menyangkut hilirisasi industri, transformasi digital, transisi menuju energi hijau, hingga pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)).

Polemik yang terjadi saat memasuki Era Transformasi adalah persoalan Etika yang menjadi bahan perguncingan dan membuat situasi perpolitikan sedikit memanas.

Awal dari tersadarnya bahwa bangsa ini sedang mengalami degradasi etika dan moral adalah Keputusan Mahkamah Kode Etik Mahkamah Konstitusi (MKMK) yang menyatakan Hakim-hakim MK melakukan pelanggaranKode Etik dalam memutus Gugugatan Batas Usia Capres pada Undang undang Pemilu

Kemudian Putusan DKP KPU yang memutus Komisioner KPU melanggar Kode Etik saat menjalankan Tahapan Pemilu dengan mengikuti PutusanMK tanpa membuat peraturan KPU terlebih dahulu.

Kedua putusan itu seharusnya menyadarkan semua pihak bahwa sedang terjadi persoalan etika pada bangsa ini jadi tidak ada kesempatan bagi siapapun melempar tudingan kepada yang lain sebagai pelanggar etika. Karena sesungguhnya adalah persoalan masing masing pribadi dengan Tuhannya.

Tetapi mengapa muncul tudingan ada pihak pihak yang melanggar etika karena dalam negara Hukum Indonesia tidak memberikan hukuman yang setimpal kepada pelanggar hukum seperti halnya para koruptor.

Para koruptor yang hampir semua berpendidikan tinggi dan bahkan ada yang bergelar professor dan berpangkat jenderal, menyeri dan juga anggota DPR. Seperti konprensi pers Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengungkapkan, 1.479 orang ditetapkan sebagai tersangka dan dibawa ke meja hijau oleh KPK sejak 2004 hingga November 2022.

Dari hasil tangkapan itu menunjukkan kesimpulan bahwa para pelaku tidak takut dengan hukuman dan tidak membuat efek jera.

Situasi inilah menuntut agar anak anak bangsa ini harus menaati hukum negara terutama para pelaku-pelaku koruptor sudah saat nya siap untuk tidak muncul ke ranah publik dalam rangka mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Melihat debat akhir Capres dan Cawapres 2024 hanya satu pasangan yang menyampaikan permintaan maaf pada rivalnya karena budaya minta maaf adalah ciri khas dan bangsa Indonesia.

Kembali kita ke topic kepemimpinan bangsa setelah Pilpres 2024 selesai dandalam hitungan cepat tercatat Pasangan Prabowo-Gibran unggul di atas 50 persen yang memberi sinyak bisa memenangkan Pilpres dalam satu putaran tapi itupun masih menunggu real count dari KPU.

Bila melihat visi misi yang disampaikan Pasangan Prabawo-Gibran yang  menawarkan pandangan yang komprehensif untuk memajukan Indonesia ke arah yang lebih baik. Melalui fokus pada ideologi, keamanan, kemandirian, ekonomi, dan pembangunan manusia, mereka berupaya membentuk Indonesia yang lebih maju, adil, dan berdaya saing. Menunjukkan bahwa dalam kepemimpinan merekalah sebagai pemimpin Era Transformasi. Menuju Indonesia Emas 2045.(*)

SendShareTweet
Kembali

Kapuspen TNI Mayjen Nugraha Gumilar Nilai Pendidikan Karakter Akan Menentukan Kemajuan GenerasiBangsa

Lanjut

Penyandang Disabilitas Madison Sinaga Keluhkan 2.Tahun Tidak Mendapat PKH, Minta Perhatian Wali Kota Medan

Baca Juga

Dugaan Mega Korupsi BGN: Saat Program Makan Bergizi Terjebak dalam Politik Relasi
Opini

Dugaan Mega Korupsi BGN: Saat Program Makan Bergizi Terjebak dalam Politik Relasi

5 Juli 2026
Rico Waas Jadikan Program Mata Deli Percontohan, CCTV Swadaya Perkuat Keamanan Lingkungan Kota Medan
News

Rico Waas Jadikan Program Mata Deli Percontohan, CCTV Swadaya Perkuat Keamanan Lingkungan Kota Medan

5 Juli 2026
Forum Komdigi APEKSI XVIII Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis, Medan Dorong Kolaborasi Digital Antar Kota
News

Forum Komdigi APEKSI XVIII Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis, Medan Dorong Kolaborasi Digital Antar Kota

4 Juli 2026
Luhut Panjaitan Tegaskan PT TPL Tidak Akan Beroperasi Lagi, Pemerintah Siapkan Penataan Ulang Lahan demi Masyarakat Adat dan Pemulihan Ekologi
News

Luhut Panjaitan Tegaskan PT TPL Tidak Akan Beroperasi Lagi, Pemerintah Siapkan Penataan Ulang Lahan demi Masyarakat Adat dan Pemulihan Ekologi

4 Juli 2026
Pemprov Sumut Perketat Penindakan Tambang Illegal di Madina, Kerusakan Sungai Batang Gadis Jadi Alarm Penyelamatan Lingkungan
News

Pemprov Sumut Perketat Penindakan Tambang Illegal di Madina, Kerusakan Sungai Batang Gadis Jadi Alarm Penyelamatan Lingkungan

4 Juli 2026
PRSU ke-50 Jadi Etalase Pembangunan Sumut, Wagub Surya Dorong Investasi dan Kebangkitan Ekonomi Daerah
News

PRSU ke-50 Jadi Etalase Pembangunan Sumut, Wagub Surya Dorong Investasi dan Kebangkitan Ekonomi Daerah

4 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Provinsi Tapanuli Tinggal Ketok Palu? DPR RI Desak Kemendagri Rampungkan Aturan Pemekaran Daerah!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Felicia Babak 6 Besar The Icon Indonesia SCTV: Mohon Dukungan untuk Rebut Tiket Top 5 Senin Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usut Tuntas! Punguan Silauraja Indonesia Desak Keadilan atas Kematian Jaka Malau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brigjen TNI Purn MJP Hutagaol Nilai Peninjauan Moratorium Provinsi Tapanuli Langkah Strategis dalam Prabowonomics Summit 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In