Binjai I galasibot co.id
Ratusan mahasiswa baru Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kaputama Binjai mengikuti Kuliah Umum bertema “Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan”, Jumat (19/9/2024), yang digelar di Aula Lantai IV Gedung Maria Betty Sitanggang, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota.
Acara ini dihadiri oleh para pejabat kampus, dosen, serta menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Di antaranya, Kolonel Inf. Adang Suherlan, S.Sos, Kasubdit Lingdik Bela Negara, dan Letnan Kolonel Cba Dike Kusumah, Kasi Mamet Bela Negara. Hadir pula Pembina Yayasan PTIM, Dr. Parlindungan Purba, SH., MM., yang juga merupakan alumni Lemhanas.
Ketua STMIK Kaputama, Dr. Relita Buaton, ST., M.Kom, dalam sambutannya menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat bela negara, tidak hanya kepada mahasiswa, tetapi juga kepada seluruh civitas akademika. Ia menegaskan bahwa bela negara bukan hanya soal militer, namun mencakup kesadaran akan pentingnya menjaga ideologi, kedaulatan, dan persatuan bangsa.
“Bela negara adalah tekad dan tindakan nyata yang dilandasi oleh kecintaan pada tanah air dan semangat menjaga keutuhan NKRI,” ujar Relita Buaton saat secara resmi membuka Kuliah Umum Mahasiswa Baru Tahun 2025.
Sementara itu, Dr. Parlindungan Purba mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan yang tidak membedakan suku, agama, dan ras. Ia juga menyoroti ancaman narkoba sebagai salah satu tantangan serius yang harus dilawan bersama.
“Kalian adalah kader bela negara di Langkat dan Binjai. Indonesia butuh generasi muda yang kuat, bersatu, dan mencintai bangsanya,” tegas Parlindungan.
Kolonel Inf. Adang Suherlan dalam pemaparannya mengulas pentingnya peran generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, khususnya di era digital. Ia mengajak mahasiswa untuk menanamkan rasa cinta tanah air serta memahami keanekaragaman sebagai kekuatan bangsa.
“Bhinneka Tunggal Ika adalah kekayaan kita. Perbedaan adalah anugerah yang harus disyukuri dan dijaga,” ucapnya sembari memberi semangat kepada mahasiswa STMIK Kaputama.
Kegiatan ini juga menghadirkan sesi tanya jawab interaktif yang disambut antusias oleh para peserta. Di akhir kegiatan, seluruh peserta menerima sertifikat resmi dari Kementerian Pertahanan RI sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan atas partisipasi mereka dalam kegiatan strategis tersebut.
Kuliah umum ini menjadi langkah awal yang inspiratif bagi para mahasiswa baru STMIK Kaputama dalam memahami peran dan tanggung jawab mereka sebagai generasi penerus bangsa yang cinta tanah air, menjunjung tinggi nilai kebhinekaan, dan siap menjaga keutuhan NKRI.
Ratusan mahasiswa baru Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kaputama Binjai mengikuti











