Kalteng | galasibot co.id
Pulang Pisau Sampe Tangkahen (52), Kepala Suku Dayak, di Kabupaten Pulang Pisau,Sampe Tangkahen (52), mengungkapkan harapannya agar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Gubernur Kalteng, segera membenahi infrastruktur desa yang belum tersentuh pembangunan. Hal ini disampaikan dalam perbincangan dengan wartawan galasibot.co.id saat perjalanan dari Palangka Raya menuju Kabupaten Gunung Mas, Kamis (9/10/2024)
Sampe menceritakan tentang lahan seluas 350 hektare yang dimilikinya, yang telah dibangun jalan sepanjang 7 kilometer dengan lebar 10 meter. Biaya pembuatan jalan ini mencapai ratusan juta rupiah, dikeluarkan dari kantong pribadinya. Ia berharap pemerintah dapat memperbaiki jalan tersebut agar akses ke lahan lebih baik, sehingga hasil pertanian dapat diangkut dengan cepat dan lahan bisa lebih produktif.
Lebih lanjut, Sampe menawarkan peluang kerjasama bagi pihak yang berminat mengelola lahannya. Ia menjelaskan sistem bagi hasil, di mana pengelola akan mendapatkan 50% dari hasil panen. Saat ini, sebagian lahan telah ditanami pohon durian, dan ia berharap lahan tersebut tidak menjadi lahan tidur.
“Dengan kerjasama ini, saya berharap lahan saya bisa dikelola dengan baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ungkap Sampe.
Harapannya, dukungan dari pemerintah dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.(*)
Penulis berita :Perdy Sinaga










