• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Jumat, September 11, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Solidaritas Masyarakat Indonesia Kepri Kecam Sikap Arogansai Endipat WijaYA Terkait Bantuan Bencana Sumatera

Redaksi Galasibot.co.id
12 Desember 2025
/ News
0 0
0
Solidaritas Masyarakat Indonesia Kepri Kecam Sikap Arogansai Endipat WijaYA Terkait Bantuan Bencana Sumatera

Koordinator GERAM Kepulauan Riau, Fransiskus Ama Sina, saat menyampaikan pernyataan sikap terkait ucapan Endipat Wijaya yang dinilai meremehkan donasi masyarakat dan mencederai semangat solidaritas bangsa.(Foto galasibot.co.id/Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Batam I galasibot.co.id

Gerakan Aliansi Mahasiswa (GERAM) Kepulauan Riau melalui Koordinatornya, Fransiskus Ama Sina, menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait viralnya video anggota DPR RI Dapil Kepri, Endipat Wijaya, yang dianggap meremehkan donasi masyarakat untuk korban bencana di Aceh dan Sumatra.

Baca Juga

Menembus Celah Hukum: Ancaman Rokok Elektrik Bercampur Narkoba dan Urgensi Larangan Total

Mengurai Jejak Tiga Bakteri di Makanan Gratis Siswa Karo: Sinyal Bahaya Celah Rantai Pasok MBG

Wali Kota Medan Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial untuk 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun

Dalam video yang beredar, Endipat Wijaya menyebut donasi masyarakat “cuma 10 miliar” dibandingkan dengan bantuan negara yang mencapai triliunan rupiah. Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat Kepri, khususnya para relawan yang selama ini menggerakkan penggalangan dana secara mandiri.

Fransiskus menyayangkan sikap Endipat yang dinilai tidak menunjukkan empati sebagai wakil rakyat.

“Kami sebagai masyarakat Kepulauan Riau sangat kecewa, malu, dan geram. Pernyataan itu tidak pantas karena meremehkan upaya relawan dan masyarakat Indonesia yang bergerak atas dasar kemanusiaan,” tegas Fransiskus.

Menurut GERAM Kepri, ucapan Endipat mencederai semangat solidaritas yang selama ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia. Fransiskus juga menilai bahwa komentar tersebut mencerminkan mentalitas politik feodal, terlebih karena Endipat berasal dari partai yang sedang memegang kekuasaan.

GERAM menyebut bahwa tindakan seperti itu dapat memberikan dampak negatif terhadap citra kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dikenal sangat dekat dengan rakyatnya.

Fransiskus menegaskan bahwa tugas seorang anggota DPR seharusnya adalah mengawasi penggunaan bantuan negara, bukan membandingkannya dengan inisiatif masyarakat.

“Yang seharusnya dilakukan adalah memastikan anggaran triliunan rupiah itu digunakan secara optimal untuk korban bencana, bukan dijadikan alat pembanding atau kepentingan politik,” ujarnya.

Berikut tuntutan resmi GERAM Kepulauan Riau:

  1. Endipat Wijaya diminta meminta maaf secara terbuka kepada para relawan dan masyarakat Indonesia melalui konferensi pers.
  2. Mendesak Ketua Umum Partai Gerindra, untuk memberikan teguran keras kepada Endipat Wijaya.
  3. Meminta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memberikan sanksi tegas berupa pemecatan atau skorsing minimal enam bulan serta sanksi etik lainnya.
  4. Mengimbau masyarakat Kepri memberikan sanksi sosial kepada Endipat atas sikap yang dinilai tidak memiliki empati terhadap korban bencana.
  5. Mendesak Endipat Wijaya untuk memperbaiki komunikasi publiknya yang selama ini dianggap arogan dan tidak sensitif terhadap rakyat.

Fransiskus menegaskan bahwa donasi bukan soal besar kecilnya angka.

“Donasi ini bukan soal nominal. Ini adalah panggilan nurani, bentuk saling merangkul sebagai sesama anak bangsa,” tambahnya.(*)

 

 

 

 

Tags: #DonasiUntukBencana#EndipatWijaya#GERAMKepri#PernyataanSikapMahasiswa#SolidaritasIndonesia
SendShareTweet
Kembali

Kejati Sumut Dukung Penuh Perayaan Natal PWI Sumut 2025, Audensi Berlangsung Hangat

Lanjut

Ternyata Sumatera Penghasil Emas Terbesar: Dari Ofir hingga Banjir Bandang Akibat Rakusnya Eksploitasi Alam

Baca Juga

Menembus Celah Hukum: Ancaman Rokok Elektrik Bercampur Narkoba dan Urgensi Larangan Total
Dprd medan

Menembus Celah Hukum: Ancaman Rokok Elektrik Bercampur Narkoba dan Urgensi Larangan Total

10 September 2026
Mengurai Jejak Tiga Bakteri di Makanan Gratis Siswa Karo: Sinyal Bahaya Celah Rantai Pasok MBG
News

Mengurai Jejak Tiga Bakteri di Makanan Gratis Siswa Karo: Sinyal Bahaya Celah Rantai Pasok MBG

10 September 2026
Wali Kota Medan Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial untuk 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun
Medan

Wali Kota Medan Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial untuk 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun

10 September 2026
Wali Kota Medan Rico Waas Luncurkan 5 Aplikasi Layanan Publik Berbasis Integrasi Data
Medan

Wali Kota Medan Rico Waas Luncurkan 5 Aplikasi Layanan Publik Berbasis Integrasi Data

10 September 2026
Urgensi RUU Perampasan Aset sebagai Terobosan Hukum Memiskinkan Koruptor
Hukum

Urgensi RUU Perampasan Aset sebagai Terobosan Hukum Memiskinkan Koruptor

10 September 2026
PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional Tolak Dualisme Organisasi
News

PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional Tolak Dualisme Organisasi

10 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksklusif Wawancara Yohanes Suhardin: Dari Ruang Kuliah Menuju Panggung Advokasi Demi Penegakan Hukum Tanpa Politik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In