Medan I galasibot.co.id
Dalam rangka menjalankan salah satu fungsi utama legislatif, yaitu fungsi pengawasan, Komisi 2 DPRD Kota Medan melaksanakan kunjungan kerja ke dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerjanya, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan serta Dinas Kesehatan Kota Medan, Senin (15/09/2025).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi 2 DPRD Kota Medan, H. Kasman Bin Marasakti Lubis, Lc., M.A., didampingi Wakil Ketua Komisi 2, Modesta Marpaung, S.K.M., S.Keb., Sekretaris Komisi 2, H. Iswanda Ramli, S.E., serta dihadiri seluruh Anggota Komisi 2 lainnya.
Kegiatan kunjungan kerja ini bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi program-program kerja yang telah dirancang dan dibiayai melalui APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2025, baik dari sisi pengadaan sarana dan prasarana, maupun dari sisi pelayanan publik kepada masyarakat. Komisi 2 juga menyoroti efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran, serta mengevaluasi kendala yang dihadapi dalam realisasi program.
Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, rombongan Komisi 2 membahas sejumlah program prioritas, termasuk pembangunan dan renovasi gedung sekolah, pengadaan alat penunjang pendidikan, serta pelaksanaan program kesejahteraan guru dan tenaga pendidik. Komisi 2 menekankan pentingnya pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh kecamatan agar tidak terjadi ketimpangan antar wilayah.
Selanjutnya, di Dinas Kesehatan Kota Medan, Komisi 2 mengevaluasi pelaksanaan program-program kesehatan, seperti layanan kesehatan ibu dan anak, pencegahan stunting, ketersediaan tenaga medis, serta pemeliharaan fasilitas puskesmas dan rumah sakit. Sorotan utama Komisi 2 adalah terkait serapan anggaran untuk pengadaan alat kesehatan dan peningkatan mutu layanan di tingkat primer.
Ketua Komisi 2 DPRD Kota Medan, H. Kasman Bin Marasakti Lubis, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari bentuk tanggung jawab moral dan politik DPRD kepada masyarakat Kota Medan untuk memastikan bahwa dana yang diamanahkan melalui APBD digunakan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Kami ingin melihat langsung bagaimana pelaksanaan program di lapangan. Jangan sampai ada anggaran yang mengendap atau tidak terserap maksimal, sementara masyarakat sangat membutuhkan layanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas,” ujarnya.
Komisi 2 juga mendorong adanya sinergi yang lebih kuat antara OPD dan DPRD agar setiap kebijakan yang dijalankan dapat berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Kota Medan.
Kunjungan kerja ini ditutup dengan dialog dan evaluasi bersama antara anggota dewan dan pihak OPD terkait sebagai langkah awal untuk perbaikan program dan percepatan serapan anggaran menjelang akhir tahun anggaran.











