Medan I galasibot.co.id
Melanjutkan pembahasan terkait permasalahan banjir dan normalisasi sungai, Komisi 4 DPRD Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan dengan OPD dan stakeholder terkait, Senin (08/12/2025). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Komisi 4 DPRD Kota Medan dan dipimpin Paul Mei Anton Simanjuntak, S.H., Ketua Komisi 4, didampingi Wakil Ketua Muhammad Afri Rizki Lubis, S.M., M.I.P., dan Sekretaris Dame Duma Sari Hutagalung.
Dalam rapat ini, Komisi 4 bersama OPD dan stakeholder mengevaluasi musibah banjir yang melanda beberapa kecamatan di Kota Medan. Diskusi difokuskan pada kesiapan OPD dalam pencegahan, penanganan, evakuasi, sarana-prasarana, dan solusi jangka panjang menghadapi bencana banjir. BPBD Kota Medan menyoroti perlunya tambahan perahu karet ukuran sedang dan kecil untuk evakuasi warga di gang sempit, pembentukan UPT di wilayah rawan banjir, serta peningkatan sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat.
Selain itu, rapat membahas normalisasi sungai strategis, antara lain Sungai Bedera, Sungai Selayang, Sungai Babura, Sungai Deli, dan Sungai area KIM, untuk mengatasi penyempitan dan pendangkalan yang menjadi penyebab utama banjir. Komisi 4 menekankan OPD terkait fokus pada perencanaan, dokumen administrasi, pengadaan tanah, penetapan lokasi (penlok), dan dokumen pendukung lainnya agar proses normalisasi berjalan efektif.
RDP ini turut dihadiri Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sumut, Balai Wilayah Sungai Sumatera II, Dinas SDA, Bina Marga, Bina Konstruksi, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Badan Riset dan Inovasi Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah, serta Camat wilayah normalisasi sungai, sebagai wujud koordinasi intensif legislatif dan eksekutif dalam penanganan banjir di Kota Medan.(*)











