Nezar Djoelli yang merupakan Bakal Caleg DPR RI dari Daerah Pemilihan 1 Sumut mengaku menyambut putusan MK tersebut karena benar-benar mengakomodir rasa keadilan dari mayoritas rakyat.
Menurutnya bahwa sistim proporsional terbuka masih merupakan sistim yang ideal walaupun masih ada kelemahan.
“Kelebihan dari sistem proporsional terbuka yakni pemilih dapat berpartisipasi langsung dalam mengawasi wakilnya yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang semula mereka pilih di pemilu”,ujarnya.
PSI dalam menyikapi Sistim Proporsional terbuka memberikan ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk melakukan pengawasan kepada caleg terpilih.
Sementara menyikapi tentang kekurangan sistim proporsional terbuka yabg membuka peluang terjadinya politik uang atau money politics dari calon yang memilih ki daya finansial besar dengan memanfaatkannya untuk memengaruhi pemilih. PSI sendiri dengan tegas sudah menolak sejak awal karena DNA lahirnya PSI adalah anti korupsi.
Besar Djoeli menilai dengan sistim proporsional terbuka optimis PSI akan bisa memenangi Pemilu 2024 nanti.(*)











