• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Masyarakat Indonesia Semakin Jarang Berjalan Kaki di Tengah Kemajuan Teknologi Transportasi: Penduduk  Indonesia Paling “Mager” di Dunia

Redaksi
16 Juli 2024
/ News
0 0
0
Masyarakat Indonesia Semakin Jarang Berjalan Kaki di Tengah Kemajuan Teknologi Transportasi: Penduduk  Indonesia Paling “Mager” di Dunia
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Redam Polemik Pernyataan Jusuf Kalla, Ketum KAPKI Imanuel Lubis Ajak Kedepankan Dialog Ketimbang Jalur Hukum

Perayaan Paskah Raya dan Deklarasi PWGSU Jabodetabek Berlangsung Khidmat, Perkuat Persaudaraan Warga Sumatera Utara

Tokoh Pemuda Simalungun Desak Kejagung & Mabes Polri Bongkar Mafia Getah, Narkoba, dan Oknum DPR RI

Medan | galasibot co id
Masyarakat Indonesia kini semakin jarang berjalan kaki seiring dengan perkembangan teknologi transportasi. Penelitian Universitas Stanford menunjukkan bahwa orang Indonesia hanya berjalan rata-rata 3.513 langkah per hari, jauh di bawah rata-rata global yang mencapai 5.000 langkah. Hal ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan penduduk paling “mager” atau malas gerak di dunia, sementara Hong Kong menjadi yang paling aktif dengan 6.880 langkah per hari.
Data Kementerian Kesehatan RI memperkuat temuan ini, dengan menempatkan Indonesia di peringkat pertama sebagai negara dengan penduduk paling malas jalan kaki. Rendahnya aktivitas ini meningkatkan risiko obesitas, di mana Indonesia berada di peringkat ke-17 untuk jumlah penduduk obesitas terbanyak di dunia.
Survei Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menunjukkan hanya 24 persen masyarakat Indonesia yang bugar, dan partisipasi olahraga hanya mencapai 34 persen. Ini menunjukkan bahwa gaya hidup aktif masih jauh dari kenyataan bagi kebanyakan orang Indonesia.
Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara mendukung lokakarya “Empowering Sustainable Mobility” yang diprakarsai oleh Program Lingkungan PBB atau United Nations Environment Programme (UNEP). Lokakarya yang digelar di Jakarta baru-baru ini terselenggara dengan baik berkat kerja sama dengan Walk21 Foundation, ITDP Indonesia, Kedutaan Besar Belanda, dan Konsorsium York UK.
Kadishub Sumut, Agustinus Panjaitan, dan Kadishub Kota Binjai, Chairin turut hadir dalam acara tersebut dan menekankan pentingnya mendorong kebiasaan berjalan kaki dan bersepeda di masyarakat. “Melalui lokakarya tersebut, kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak malas gerak. Berjalan kaki dan bersepeda bukan hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga membantu mengurangi emisi karbon dan membuat kota kita lebih bersih dan ramah lingkungan,” ujar Agustinus Panjaitan kepada wartawan di Medan pada Selasa (16/7/2024).
Lokakarya ini juga memperkenalkan proyek percontohan urbanisme taktis di terminal bus Kota Binjai, Sumatra Utara, yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan keselamatan bagi pengguna transportasi umum. Para peserta lokakarya mengeksplorasi tantangan berjalan kaki di sekitar Jakarta dan membahas berbagai isu seperti infrastruktur, keamanan, aksesibilitas, kebijakan, dan kesadaran publik.
Beberapa solusi yang diusulkan dalam lokakarya ini termasuk pengembangan infrastruktur khusus untuk pejalan kaki dan pesepeda, peningkatan langkah-langkah keamanan jalan, perencanaan transportasi terintegrasi, reformasi kebijakan mobilitas aktif, serta kampanye kesadaran publik.
“Dengan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang mendukung masyarakat untuk lebih aktif bergerak. Ini adalah langkah awal menuju mobilitas aktif yang lebih baik di Indonesia,” imbuh Agustinus.
Lokakarya ini diharapkan mampu menjadi titik awal bagi perubahan positif dalam kebiasaan mobilitas masyarakat, dengan melanjutkan proyek urbanisme taktis di Binjai dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.(*)
Penulis berita :Wilfrid Sinaga
SendShareTweet
Kembali

Argentina Juara Copa America 2024 Setelah Kalahkan Kolombia 1-0 di Miami

Lanjut

Utang Luar Negeri Indonesia Hingga Mei 2024 Capai Rp 6.580 Triliun

Baca Juga

Redam Polemik Pernyataan Jusuf Kalla, Ketum KAPKI Imanuel Lubis Ajak Kedepankan Dialog Ketimbang Jalur Hukum
News

Redam Polemik Pernyataan Jusuf Kalla, Ketum KAPKI Imanuel Lubis Ajak Kedepankan Dialog Ketimbang Jalur Hukum

19 April 2026
Perayaan Paskah Raya dan Deklarasi PWGSU Jabodetabek Berlangsung Khidmat, Perkuat Persaudaraan Warga Sumatera Utara
News

Perayaan Paskah Raya dan Deklarasi PWGSU Jabodetabek Berlangsung Khidmat, Perkuat Persaudaraan Warga Sumatera Utara

18 April 2026
Tokoh Pemuda Simalungun Desak Kejagung & Mabes Polri Bongkar Mafia Getah, Narkoba, dan Oknum DPR RI
News

Tokoh Pemuda Simalungun Desak Kejagung & Mabes Polri Bongkar Mafia Getah, Narkoba, dan Oknum DPR RI

17 April 2026
OTT Kadis Kominfo Tebing Tinggi: Sinyalemen “Modus Serupa” Intai 33 Kadis Kominfo se-Sumut
News

OTT Kadis Kominfo Tebing Tinggi: Sinyalemen “Modus Serupa” Intai 33 Kadis Kominfo se-Sumut

17 April 2026
Geger Kasus Amsal Sitepu, Jaksa Agung Mutasi Kajati Sumut dan 19 Pejabat Tinggi Lainnya
News

Geger Kasus Amsal Sitepu, Jaksa Agung Mutasi Kajati Sumut dan 19 Pejabat Tinggi Lainnya

14 April 2026
Ultimatum Rico Waas: Tak Ada Ruang Narkoba di Medan, ASN Terlibat Langsung Pecat!
News

Ultimatum Rico Waas: Tak Ada Ruang Narkoba di Medan, ASN Terlibat Langsung Pecat!

13 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Sikapi Pernyataan Jusuf Kalla, DPD Patria Sumut: Martir Kristen Itu Kasih, Bukan Membunuh

    Sikapi Pernyataan Jusuf Kalla, DPD Patria Sumut: Martir Kristen Itu Kasih, Bukan Membunuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sarjana atau Tertinggal: Cermin Keras dari Budaya Pendidikan Orang Batak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinergi Budaya dan Alam: PPTSB dan Toba Caldera UNESCO Global Geopark Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kongres GSRI 2026 Sukses Digelar, Pdt Drs Ependi Bukit Terpilih sebagai Ketua Umum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saat Dalih AI Menabrak Realitas Hukum: Di Balik Laporan JK terhadap Rismon Sianipar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In