Medan I galasibot.co.id
Guna memperluas akses masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menghadirkan Pojok Pajak PBB di berbagai kegiatan Pemko Medan, khususnya yang berlangsung di hari libur. Program ini telah mulai diterapkan sejak awal tahun 2025 dan terbukti efektif menjangkau lebih banyak wajib pajak.
Plt Kepala Bapenda Kota Medan, T. Robi Chairi, menyampaikan bahwa kehadiran Pojok Pajak ini merupakan bentuk inovasi layanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Konsep dari Pojok Pajak PBB ini tujuannya untuk memberikan cakupan yang luas, khususnya di hari libur. Kami hadir di berbagai kegiatan besar Pemko Medan dan di Car Free Day (CFD), tempat berkumpulnya masyarakat,” ujar Robi saat ditemui di kantor Bapenda, Senin (26/5/25).
Menurutnya, layanan ini juga menyediakan fasilitas pembayaran pajak kendaraan bermotor. Masyarakat cukup menyampaikan nomor objek pajak, dan tim Bapenda akan memberikan informasi tagihan yang harus dibayarkan. Untuk memudahkan transaksi, Bapenda menggandeng Bank Sumut dengan menyediakan teller dan juga metode pembayaran QRIS.
Hingga Mei 2025, tercatat sebanyak 1.600 wajib pajak telah memanfaatkan Pojok Pajak, dengan total perolehan pajak PBB mencapai lebih dari Rp1 miliar, serta Rp155 juta dari pembayaran pajak kendaraan bermotor.
“Efektivitas program ini terbukti sangat membantu masyarakat. Apalagi banyak yang hanya punya waktu luang di hari libur. Pojok pajak ini menjadi solusi nyata,” jelas Robi.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membayar pajak dan mengajak lainnya untuk memanfaatkan kemudahan ini. Sebagai bentuk apresiasi, Bapenda Medan juga menyediakan souvenir dan doorprize bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran di lokasi Pojok Pajak.
Di sisi lain, Robi menyampaikan bahwa program ini juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang mendorong peningkatan kepatuhan pajak masyarakat demi tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami diminta oleh Bapak Wali Kota untuk memastikan masyarakat taat pajak dan mendukung tercapainya realisasi PAD. Ini tentu membutuhkan sinergi dari semua pihak,” pungkas Robi Chairi.(*)











