Padangsidimpuan | galasibot.co.id
Prajurit Kodim 0212/Tapanuli Selatan (Tapsel) bersama BPBD, aparat pemerintah daerah, dan masyarakat bergerak cepat mengevakuasi korban banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Rabu (26/11/2025). Bencana yang dipicu curah hujan ekstrem ini menyebabkan tujuh korban jiwa, serta merusak rumah-rumah warga yang tertimbun material longsor dan terendam air bercampur lumpur.
Sejumlah wilayah di bawah teritorial Kodim 0212/Tapsel turut terdampak, mencakup:
- Kabupaten Tapanuli Selatan: Desa Garoga, Hapesong, Huta Godang, Kelurahan Hutaraja, Desa Terapung, Marsada, Aek Libung, Sisundung, Panobasan, Aek Pining.
- Kabupaten Mandailing Natal: Kecamatan Batang Natal, Desa Hutaimbaru (Muara Batang Gadis), Desa Muara Pertemuan (Batahan), Desa Aek Simalangi, Muara Mais, Desa Batahan (Kotanopan), dan Desa Setia Karya.
- Kota Padangsidimpuan: Desa Aek Sabaon, Kelurahan Batang Ayumi, Ujung Padang, dan Hanopan.
Dandim 0212/Tapsel, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M, menyampaikan melalui Tim Media Center bahwa personel TNI telah dikerahkan sejak awal kejadian untuk mempercepat proses evakuasi dan pencarian korban.
“Beberapa korban telah berhasil ditemukan. Saat ini prajurit TNI bersama aparat terkait dan masyarakat terus bekerja keras mencari korban lainnya serta membersihkan material lumpur yang menutupi rumah-rumah warga,” ujar Dandim.
Upaya evakuasi dilakukan di berbagai titik yang sulit dijangkau akibat longsor yang menutup akses jalan serta derasnya arus banjir. Prajurit Kodim juga membantu mengantarkan warga ke titik pengungsian aman serta memberikan bantuan darurat di lokasi terdampak.
Hingga kini, pencarian korban dan pembersihan material longsor masih berlangsung. Pemerintah daerah bersama TNI–Polri mengimbau masyarakat tetap waspada karena cuaca ekstrem diperkirakan masih berlanjut.(*)











