• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Agustus 2, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Opini

Kearifan yang Terkoyak: Menyelamatkan Warisan Sosial dari Jeratan Konflik Agraria

Redaksi Galasibot.co.id
3 Oktober 2025
/ Opini
0 0
0
Kearifan yang Terkoyak: Menyelamatkan Warisan Sosial dari Jeratan Konflik Agraria

Oleh: Irjen Pol Purn Drs Maruli Wagner Damanik,M.AP Pengamat Sosial dan Budaya, Pemerhati Hukum Adat Simalungun

Share on FacebookShare on Twitter

Konflik agraria yang kembali mencuat antara masyarakat Sihaporas dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL) bukan hanya menyisakan luka fisik dan sosial, tetapi juga mengancam satu hal paling berharga yang diwariskan leluhur: kearifan lokal. Dalam insiden terbaru yang menimbulkan korban dari kedua belah pihak, terlihat bahwa upaya penyelesaian berbasis kearifan lokal mulai terkikis oleh gelombang tuntutan sektoral dan agenda kepentingan yang lebih luas.

Konflik ini mengemuka dalam konteks klaim penguasaan lahan seluas 2050 hektare oleh kelompok masyarakat Lamtoras Sihaporas, 1287 hektare di antaranya berada di dalam konsesi PT TPL, dan sisanya berada di luar area tersebut. Klaim ini didasarkan pada narasi sebagai bagian dari Hutan Adat, sebagaimana didorong oleh organisasi masyarakat adat (AMAN).

Baca Juga

Delapan Alasan ILAJ, Mengapa Penyidik Perlu Mengkaji Objektif Perkara Febrie Adriansyah

Tragedi Grand Polonia Medan dan Alarm Keselamatan Kawasan Elite

Digital Political Mapping: Saat Identitas Bertarung di Ruang Digital dan Habonaron Menjadi Kompas

Namun, pendekatan sepihak ini cenderung mengabaikan struktur historis dan hukum adat Simalungun, yang berbeda dari konstruksi Masyarakat Hukum Adat (MHA) di daerah lain.

Sejarah Kearifan Lokal Simalungun

Secara historis, wilayah Simalungun diatur melalui sistem kerajaan Marpitu (tujuh kerajaan), di mana penguasaan tanah berada di bawah otoritas Partuanon, bukan komunitas adat seperti di wilayah lain. Wilayah Sihaporas sendiri merupakan bagian dari pemberian Tuan Sipolha bermarga Damanik kepada leluhur masyarakat Sihaporas yang berasal dari Samosir — sebuah bentuk asimilasi sosial yang damai dan beretika, bukan penguasaan.

Kearifan lokal Simalungun justru menekankan keramahan dan penerimaan terhadap pendatang. Bahkan banyak dari mereka disarankan menggunakan marga Simalungun sebagai bentuk penyatuan identitas. Namun tetap, otoritas pengelolaan lahan dan hutan tetap berada di tangan Simada Talun atau Sipukkah Huta, yakni pihak yang ditunjuk berdasarkan garis raja-raja kerajaan Marpitu.

 

Legalitas Hutan Adat yang Belum Terpenuhi

Sesuai Permen LHK No. 9 Tahun 2021, untuk bisa mengakui suatu wilayah sebagai Hutan Adat, harus ada pengukuhan MHA melalui Perda atau Keputusan Bupati. Fakta hukumnya, hingga kini tidak ada satu pun Perda atau SK Bupati yang menetapkan keberadaan MHA di Simalungun. Maka, klaim Hutan Adat tanpa dasar yuridis ini menjadi cacat secara legal dan bisa menimbulkan konflik horizontal maupun vertikal yang lebih luas.

Surat Kementerian LHK tertanggal 14 Maret 2023 bahkan telah menegaskan bahwa klaim sepihak semacam ini tidak dapat dijadikan dasar hukum penguasaan lahan, apalagi untuk mengusir pemegang konsesi sah seperti TPL.

Solusi: Membangun Dialog Berbasis Sejarah dan Hukum Adat

Penyelesaian konflik ini tidak bisa hanya mengandalkan tekanan massa atau framing media. Diperlukan:

  1. Dialog terbuka yang melibatkan Pemkab, tokoh adat, dan para pihak, dengan landasan sejarah dan hukum adat yang otentik.
  2. Penegasan ulang otoritas Partuanon dalam pengelolaan tanah adat, untuk mencegah politisasi isu adat oleh kelompok luar.
  3. Pemanfaatan teknologi pemetaan partisipatif untuk menghindari tumpang tindih batas wilayah.
  4. Keterlibatan lembaga netral seperti akademisi sejarah, ahli agraria, dan tokoh masyarakat yang memahami sejarah lokal Simalungun secara utuh.
  5. Evaluasi terhadap proses pemberian izin konsesi oleh pemerintah pusat agar tidak melukai rasa keadilan masyarakat setempat.

Jangan Rusak Kearifan yang Sudah Terpelihara

Jangan biarkan konflik agraria yang seharusnya bisa diselesaikan dengan kepala dingin malah menjadi lahan pertarungan identitas yang memecah masyarakat. Kearifan lokal Simalungun adalah warisan damai, bukan senjata konflik. Jangan rusak dengan paksaan kehendak dari luar struktur adat.

TPL dan masyarakat Lamtoras Sihaporas harus sama-sama menahan diri. Biarlah hukum adat dan peraturan negara menjadi panglima, bukan provokasi emosional atau penggiringan opini.

Habonaron do bona—kebenaran adalah yang utama. Mari kita jaga itu bersama.(Irjen Pol Purn Drs Maruli Wagner Damanik,M.AP Pengamat Sosial dan Budaya, Pemerhati Hukum Adat Simalungun)

Tags: #HutanAdatDanTPL#PenyelesaianKonflikAdat#SengketaLahanSumateraUtara1. #KearifanLokalSimalungun1. #KonflikAgrariaSimalungun
SendShareTweet
Kembali

Tinjau Standar Keamanan Gedung Pemerintahan, Pansus Ranperda Kebakaran Lakukan Kunker ke Kantor Wali Kota dan KPKNL Medan

Lanjut

Bupati Simalungun Tegaskan Penolakan Konversi Kebun Teh PTPN IV ke Sawit: Warisan, Ekologi, dan Kesejahteraan Rakyat

Baca Juga

Delapan Alasan ILAJ, Mengapa Penyidik Perlu Mengkaji Objektif Perkara Febrie Adriansyah
Opini

Delapan Alasan ILAJ, Mengapa Penyidik Perlu Mengkaji Objektif Perkara Febrie Adriansyah

22 Juli 2026
Tragedi Grand Polonia Medan dan Alarm Keselamatan Kawasan Elite
Opini

Tragedi Grand Polonia Medan dan Alarm Keselamatan Kawasan Elite

21 Juli 2026
Digital Political Mapping: Saat Identitas Bertarung di Ruang Digital dan Habonaron Menjadi Kompas
Opini

Digital Political Mapping: Saat Identitas Bertarung di Ruang Digital dan Habonaron Menjadi Kompas

18 Juli 2026
Dari Ruang Redaksi Menuju Gerakan Ekonomi: Ikhtiar Koperasi Pers Indonesia Membina Kesejahteraan
Opini

Dari Ruang Redaksi Menuju Gerakan Ekonomi: Ikhtiar Koperasi Pers Indonesia Membina Kesejahteraan

9 Juli 2026
Dugaan Mega Korupsi BGN: Saat Program Makan Bergizi Terjebak dalam Politik Relasi
Opini

Dugaan Mega Korupsi BGN: Saat Program Makan Bergizi Terjebak dalam Politik Relasi

5 Juli 2026
Provinsi Tapanuli: Strategi Baru Pertumbuhan Ekonomi Sumatera
Opini

Provinsi Tapanuli: Strategi Baru Pertumbuhan Ekonomi Sumatera

29 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Gubernur Banten Andra Soni Ajak Warga Dukung Felicia br Sihombing di The Icon Indonesia SCTV

    Gubernur Banten Andra Soni Ajak Warga Dukung Felicia br Sihombing di The Icon Indonesia SCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Difavoritkan Melaju ke Final, Inggris serta Spanyol Siap Beri Kejutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luhut Panjaitan Tegaskan PT TPL Tidak Akan Beroperasi Lagi, Pemerintah Siapkan Penataan Ulang Lahan demi Masyarakat Adat dan Pemulihan Ekologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026: Messi Bidik Gelar Beruntun, Yamal Siap Tantang Sang Idola

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membanggakan, Felicia Sihombing Siap Guncang Panggung Top 5 The Icon Indonesia SCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kolonel Inf Andrian Siregar Jabat Asisten Teritorial Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan Menggantikan  Kolonel Arh Dedik Ermanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Felicia Babak 6 Besar The Icon Indonesia SCTV: Mohon Dukungan untuk Rebut Tiket Top 5 Senin Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In