NIAS SELATAN | galasibot.co.id – Rehabilitasi SMP Negeri 2 Susua di Desa Hilianaa, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Minggu (2/8/2026), progres pembangunan telah mencapai 55,5 persen, menandai komitmen Program Bakti TNI untuk Rakyat dalam memperkuat sektor pendidikan hingga wilayah terpencil.
Program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik sekolah. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan sarana pendidikan yang layak.
Pekerjaan Berjalan Sesuai Target
Saat ini, pembangunan memasuki tahapan pelesteran dan acian dinding, pemasangan lantai keramik, serta pelangsiran material untuk mendukung percepatan pekerjaan.
Seluruh proses pembangunan mendapat pengawasan langsung dari personel Koramil jajaran Kodim 0213/Nias, Koptu Mahyudi. Pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan.
Pendekatan tersebut bertujuan menjaga kualitas bangunan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh para siswa dan tenaga pendidik.
Kolaborasi TNI dan Masyarakat
Keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari sinergi antara TNI dan masyarakat. Sebanyak 15 tenaga kerja terlibat dalam proyek tersebut, terdiri atas satu kepala tukang, delapan tukang, dan enam asisten tukang.
Kolaborasi itu menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pendidikan.
Dengan kerja sama yang solid, pembangunan diharapkan selesai tepat waktu sehingga aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung dalam lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan representatif.
Pendidikan Menjadi Investasi Jangka Panjang
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf. Sandy, S.I.P., menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan merupakan salah satu bentuk nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, Program Bakti TNI untuk Rakyat tidak hanya membantu percepatan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat pemerataan layanan publik, khususnya pendidikan di daerah yang masih membutuhkan perhatian.
Keberadaan sekolah yang layak diyakini akan meningkatkan semangat belajar siswa, mendukung proses pembelajaran yang efektif, serta memberikan rasa aman bagi tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya.
Mendorong Pemerataan Pembangunan di Wilayah Terpencil
Kabupaten Nias Selatan memiliki tantangan geografis yang cukup besar. Karena itu, pembangunan fasilitas pendidikan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkecil kesenjangan layanan pendidikan antardaerah.
Melalui Program Bakti TNI untuk Rakyat, pemerintah bersama TNI berupaya memastikan masyarakat di wilayah terpencil memperoleh akses terhadap fasilitas pendidikan yang setara dengan daerah lain.
Pembangunan SMP Negeri 2 Susua menjadi contoh bagaimana kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Harapan bagi Generasi Mendatang
Dengan capaian pembangunan sebesar 55,5 persen, rehabilitasi SMP Negeri 2 Susua diharapkan segera rampung sehingga siswa dapat menikmati ruang belajar yang lebih layak.
Program ini sekaligus memperlihatkan bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan investasi bagi masa depan daerah. Ketika fasilitas belajar semakin baik, kualitas pendidikan berpeluang meningkat, yang pada akhirnya akan melahirkan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan pembangunan.
Keberhasilan rehabilitasi SMP Negeri 2 Susua menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias Selatan.(*)










