Medan I galasibot.co.id
Predikat Kota Medan sebagai Kota Terjorok pada tahun 2019 teranulir secara otomatis setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI memberikan Piala Adipura 2023 dalam Kategori Kota Metropolitan, Selasa, (5/3/2024) di Jakarta.
Penghargaan piala Adipura untuk Kota Medan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution yang diwaki oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan Muhammad Husni.
Wali Kota, Bobby Nasution mengatakan penghargaan ini diraih berkat kerjasama seluruh stakeholder dan instansi terkait dalam hal pengelolaan dan penanganan sampah di Kota Medan. Terutama masyarakat Kota Medan yang telah berpartisipasi aktif dalam menjaga dan peduli terhadap kebersihan lingkungannya masing-masing.
“Terima kasih kepada seluruh pemerhati lingkungan dan pemerhati sampah di Kota Medan, atas partisipasi dan dukungan serta kolaborasi yang telah dilakukan dalam pengelolaan maupun penanganan sampah di Kota Medan sehingga Kota Medan kembali meraih penghargaan Adipura Tahun 2023,” kata Bobby Nasution dalam keterangannya, Selasa (5/3/2024).
Penghargaan ini diharapkan Bobby menjadi motivasi bagi Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan untuk konsisten menjaga lingkungan. Hal itu demi mewujudkan Kota Medan bersih dan sehat.
“Keberhasilan meraih penghargaan membanggakan ini dapat menjadi motivasi bagi Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan tetap konsisten dalam menjaga lingkungan demi mewujudkan Medan kota bersih dan sehat,” tutupnya.
Sebelumnya Pemko Medan hanya mendapat sertifikat Adipura. Bahkan pada 2019, Kota Medan mendapat predikat kota terjorok dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, yang turut hadir dalam penyerahan penghargaan itu juga mengucapkan selamat atas Penghargaan Adipura yang diterima ini.
“Saya ucapkan selamat kepada para kepala daerah penerima Penghargaan Adipura Tahun 2023. Penghargaan ini saya kira menjadi representasi kesungguhan dalam mengatasi persoalan lingkungan pada umumnya, juga persoalan sampah dan ruang terbuka hijau pada khususnya,” sebutnya.
Ma’ruf berharap Penghargaan Adipura memicu semangat mengatasi persoalan sampah di masing-masing wilayah. Dia juga berharap kota dan kabupaten di Indonesia mampu bersaing secara global.
“Tentu ke depan saya harapkan program ini dapat terus diperkaya dengan ragam inovasi, sehingga mampu menyesuaikan dengan dinamika zaman serta perubahan arah kebijakan,” ucapnya.
Ma’ruf juga berharap agar esensi Adipura tetap terjaga. Dia mengajak pemerintah daerah bekerja sama dengan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.(*)











