Humbahas I galasibot.co.id
Satu unit mobil pick-up jenis L300 dengan nomor polisi BK 8517 ZG mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Mobil yang bermuatan ratusan kilogram buah duku tersebut terjun bebas ke empang Tambok Simunjal, Desa Hutapaung, Kecamatan Pollung, pada Senin (2/2/2026) malam.
Kronologi Kejadian di Jalan Menurun
Sopir mobil, Simarmata, menjelaskan bahwa ia sedang dalam perjalanan mengantar buah duku dari Kecamatan Parongil, Kabupaten Dairi, menuju Riau. Namun, saat melintasi jalanan menurun di kawasan Pollung sekitar pukul 22.30 WIB, kendaraan tiba-tiba hilang kendali.
Simarmata mengaku telah berupaya menginjak rem dan memutar setir, namun laju mobil tetap tak terkontrol. Akibatnya, mobil langsung meluncur ke arah empang tepat di area tikungan menurun.
Kondisi Kendaraan dan Muatan
Benturan keras menyebabkan mobil terpental ke pinggir empang dengan kedalaman mencapai 15 meter dari permukaan jalan. Kondisi fisik kendaraan mengalami kerusakan parah atau ringsek berat pada hampir seluruh bagian bodi.
Selain kerusakan kendaraan, ratusan kilogram buah duku yang diangkut tumpah dan berserakan di sekitar lokasi. Simarmata mengungkapkan kesedihannya karena sebagian besar buah duku tersebut kini dalam kondisi rusak dan pecah sehingga tidak layak jual.
Evakuasi dan Arus Lalu Lintas
Insiden ini menarik perhatian besar dari warga sekitar yang memadati lokasi kejadian pada Selasa (3/2/2026) pagi. Banyaknya warga yang menonton sempat mengakibatkan arus lalu lintas di sekitar Desa Hutapaung mengalami kemacetan.
Petugas kepolisian segera turun ke lokasi untuk mengatur situasi dan memastikan keamanan area evakuasi. Kerumunan warga perlahan mulai terurai setelah petugas memberikan arahan di titik kecelakaan.
Konfirmasi Pihak Kepolisian
Kanit Laka Lantas Polres Humbahas, Bripka Justinus Lumban Batu, membenarkan terjadinya peristiwa kecelakaan tunggal tersebut. Ia memastikan bahwa pengemudi berhasil selamat dalam insiden mencekam ini.
“Benar ada kecelakaan tunggal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya kerugian materil berupa kerusakan parah pada unit mobil,” tegas Bripka Justinus saat memberikan keterangan resmi.(*)











