• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Opini

May Day 2026: Aktivis Mahasiswa Soroti Perlindungan Buruh, Negara Diminta Jangan Ciptakan “Buah Simalakama”

Redaksi Galasibot.co.id
1 Mei 2026
/ Opini
0 0
0
May Day 2026: Aktivis Mahasiswa Soroti Perlindungan Buruh, Negara Diminta Jangan Ciptakan “Buah Simalakama”
Share on FacebookShare on Twitter

MEDAN | galasibot.co.id — Momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026 kembali menjadi ruang kritik dari kalangan aktivis mahasiswa terhadap lemahnya perlindungan negara terhadap kaum buruh.

Aktivis yang terinspirasi dari nilai perjuangan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Erik Manalu menilai kondisi buruh saat ini masih berada dalam ketidakpastian ekonomi. Mereka menegaskan bahwa negara tidak boleh membiarkan buruh berada dalam situasi “buah simalakama”—bertahan dengan upah rendah atau terpaksa mengundurkan diri karena tekanan ekonomi.

Baca Juga

Dari Jantung Medan untuk Indonesia: Menelisik Ketahanan Finansial dan Layanan Unggulan di Usia 70 Tahun Asuransi Astra

Galasibot dan Palti Raja : Menata Masa Depan PPTSB melalui Kepemimpinan, Program, dan Regenerasi (Refleksi Menjelang Mubes XVI PPTSB Tahun 2026)

Menagih Kedaulatan Manusia di Balik Megahnya Anggaran dan Paradoks “Kurikulum Robotik”

Menurutnya mengacu pada gagasan Soekarno tentang Marhaenisme, mahasiswa mengingatkan bahwa kaum buruh, tani, dan rakyat kecil merupakan fondasi utama ekonomi nasional. Sosok “Marhaen” yang ditemukan Soekarno pada 1920-an di Bandung menjadi simbol nyata bagaimana rakyat yang memiliki alat kerja sendiri tetap terjebak dalam kemiskinan akibat sistem ekonomi yang tidak adil.

“Situasi hari ini tidak jauh berbeda. Buruh bekerja, tetapi tidak memiliki kepastian kesejahteraan. Ini menunjukkan negara belum sepenuhnya hadir,” ujar salah satu aktivis dalam pernyataannya.

Sorotan tajam juga diarahkan pada kondisi pekerja di Bandara Sisingamangaraja XII, yang mengalami penurunan pendapatan akibat naiknya harga bahan bakar avtur dan menurunnya aktivitas penerbangan. Kondisi ini berdampak langsung pada pengurangan upah pekerja, bahkan mendorong sebagian buruh memilih mundur secara sukarela.

Menurut aktivis, pola ini berbahaya karena menjadi bentuk “PHK terselubung”. Perusahaan tidak perlu melakukan pemutusan hubungan kerja secara formal, tetapi tekanan ekonomi memaksa buruh keluar dengan sendirinya.

“Ini yang kami sebut buah simalakama. Negara tidak boleh diam. Kalau tidak ada intervensi serius, buruh akan terus menjadi korban sistem,” tegas mereka.

Aktivis juga menyinggung langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang telah membentuk Satgas PHK. Namun, mereka menilai kebijakan tersebut harus diikuti dengan langkah konkret, khususnya dalam menjamin perlindungan upah dan keberlangsungan hidup pekerja.

Mahasiswa mendesak agar negara tidak hanya hadir dalam bentuk regulasi, tetapi juga memastikan implementasi di lapangan berjalan efektif. Mereka menekankan bahwa roda ekonomi nasional sangat bergantung pada stabilitas dan kesejahteraan kaum buruh.

“Jika buruh tidak dilindungi, maka ekonomi akan rapuh. Negara harus memastikan upah layak, jaminan kerja, dan kepastian hidup,” pungkasnya.(*)

 

 

Tags: #kebijakan-prabowo-satgas-phk#kritik-mahasiswa-gmni-buruh#perlindungan-buruh-mayday-2026#phk-terselubung-indonesia#upah-buruh-tidak-pasti
SendShareTweet
Kembali

Kurpan Sinaga SH Ajak Masyarakat Cari Jalan Tengah Terkait Prahara Konsesi TPL

Lanjut

Bungkam Isu Miring, Polsek Pancur Batu Bakar Barak Narkoba di Sibolangit

Baca Juga

Dari Jantung Medan untuk Indonesia: Menelisik Ketahanan Finansial dan Layanan Unggulan di Usia 70 Tahun Asuransi Astra
Ekonomi

Dari Jantung Medan untuk Indonesia: Menelisik Ketahanan Finansial dan Layanan Unggulan di Usia 70 Tahun Asuransi Astra

24 September 2026
Galasibot dan Palti Raja : Menata Masa Depan PPTSB melalui Kepemimpinan, Program, dan Regenerasi (Refleksi Menjelang Mubes XVI PPTSB Tahun 2026)
Budaya

Galasibot dan Palti Raja : Menata Masa Depan PPTSB melalui Kepemimpinan, Program, dan Regenerasi (Refleksi Menjelang Mubes XVI PPTSB Tahun 2026)

20 September 2026
Menagih Kedaulatan Manusia di Balik Megahnya Anggaran dan Paradoks “Kurikulum Robotik”
Opini

Menagih Kedaulatan Manusia di Balik Megahnya Anggaran dan Paradoks “Kurikulum Robotik”

17 September 2026
Menyalakan Nalar, Merawat Realitas: Meneguhkan Kembali Pilar Perjuangan PMKRI di Kampus dan Masyarakat
Opini

Menyalakan Nalar, Merawat Realitas: Meneguhkan Kembali Pilar Perjuangan PMKRI di Kampus dan Masyarakat

14 September 2026
Opini

10 September 2026
Membedah Dugaan Pidana Korporasi PT Toba Pulp Lestari: Antara Kejahatan Individu dan Korporasi
Hukum

Membedah Dugaan Pidana Korporasi PT Toba Pulp Lestari: Antara Kejahatan Individu dan Korporasi

9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD PATRIA Sumut Buka Kembali Ruang Dialog: Dari Kerinduan Kader Menuju Kaderisasi Politik Berbasis Pelayanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Copot Menkeu Purbaya, Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan, Diminta Jaga Kredibilitas APBN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In