Pakpak Bharat I galasibot.co.id
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pakpak Bharat menekankan pentingnya peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat. Hal tersebut disampaikan dalam sidang paripurna DPRD yang digelar Kamis (31/07/2025), saat rapat pendapat akhir fraksi.
Fraksi di DPRD menyoroti khusus Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki target peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar lebih mengoptimalkan kinerjanya sehingga target PAD bisa terealisasi. Capaian PAD yang maksimal dianggap penting untuk memperkuat pondasi pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat.
Terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran (TA) 2024, legislator mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap serapan anggaran. Evaluasi ini diharapkan dapat mencegah hambatan dalam realisasi anggaran di OPD terkait.
Selain itu, DPRD meminta tindak lanjut terhadap Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp 33,961 miliar lebih, dengan perbaikan administratif dan pelengkapan dokumen pendukung agar transparansi dan akuntabilitas anggaran terjaga.
Fenomena lemahnya disiplin ASN juga menjadi sorotan. Beberapa OPD tercatat mengalami ketidakhadiran tanpa keterangan dalam rentang waktu cukup lama, yang menimbulkan kekhawatiran terkait integritas dan lemahnya sistem kontrol internal.
Sebagai langkah perbaikan, DPRD merekomendasikan penerapan sistem presensi elektronik berbasis face recognition di setiap OPD. Sistem ini diyakini mampu mencegah titip absensi sekaligus memastikan akurasi data yang terintegrasi langsung dengan sistem pengelolaan kepegawaian.(*)










