Medan I galasibot.co.id
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memberikan dukungan penuh terhadap pengusulan Prof Dr Midian Sirait sebagai calon pahlawan nasional. Dukungan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Sumut, Asren Nasution, pada sidang kelayakan dan kelengkapan berkas pendukung pengusulan Prof Dr Midian Sirait di Hotel Karibia, Jalan Timor Medan, Kamis (23/1/2025).
“Pemprov Sumut sangat mendukung upaya yang dilakukan panitia pengusul agar tokoh yang diusulkan bisa menjadi calon pahlawan nasional dari Sumut,” ujar Asren Nasution, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Sumut.
Meskipun demikian, Asren mengingatkan bahwa masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui dalam proses pengusulan ini. Setelah Sidang TP2GD, akan ada Sidang TP2GP yang diadakan di tingkat pusat di bawah koordinasi Kementerian Sosial. “Melalui Sidang TP2GD ini, kita bisa mengetahui hal-hal yang perlu dilengkapi sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya,” tambahnya.
Hendri Dalimunthe, selaku pengusul, menjelaskan bahwa semua dokumen pendukung pengusulan telah disiapkan sesuai dengan peraturan yang berlaku, yakni UUD 1945, UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, serta berbagai regulasi lainnya.
Rosmaida Sinaga, penulis dan peneliti utama biografi Prof Dr Midian Sirait, memaparkan bahwa buku yang disusun mengenai perjalanan hidup Prof Midian Sirait merupakan hasil penelitian mendalam dan penelusuran arsip yang relevan. Prof Dr Midian Sirait, yang lahir di Lumban Sirait, Porsea, Sumut, pada 12 November 1928 dan meninggal pada 9 Januari 2011, adalah seorang pejuang kemanusiaan dan ahli farmasi yang berperan penting dalam pembangunan industri obat-obatan di Indonesia.
Di masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan, Prof Midian Sirait juga tercatat sebagai Komandan Tentara Pelajar Batalion Arjuna yang turut membantu pasukan Indonesia mempertahankan kemerdekaan di kawasan Tapanuli.
Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Negeri Medan, Prof Ichwan Azhari, menilai Prof Dr Midian Sirait sebagai tokoh yang unik dan memiliki dedikasi luar biasa, terutama di bidang farmasi. “Kami ingin ada pahlawan nasional yang latar belakang perjuangannya berasal dari dunia farmasi, selain sebagai pejuang kemerdekaan,” ungkap Prof Ichwan.
Sidang TP2GD yang telah dilaksanakan ini akan menghasilkan laporan yang kemudian diteruskan kepada Gubernur Sumut untuk mendapat rekomendasi dari provinsi. Setelah melewati beberapa tahapan, termasuk Sidang TP2GP dan uji Dewan Gelar, keputusan final mengenai pengusulan Prof Dr Midian Sirait akan diputuskan oleh Presiden Republik Indonesia.(*)
Kepala Dinas Sosial Sumut, Asren Nasution, pada sidang kelayakan dan kelengkapan berkas pendukung pengusulan Prof Dr Midian Sirait di Hotel Karibia, Jalan Timor Medan, Kamis (23/1/2025).(Foto galasibot.co.id/Baldwin)










