Langkat I galasibot.co.id
Jalan penghubung Kabupaten Langkat menuju Kabupaten Karo terputus total akibat longsoran tanah dari gunung Taman Nasional Gunung Leuser (TNG) yang terjadi sejak tadi malam. Kejadian ini membuat banyak warga yang hendak berlibur di Langkat maupun menuju Karo kecewa karena tidak bisa melanjutkan perjalanan.
Longsor terjadi pada Jumat malam (25/1/2025), sekitar pukul 12.00 WIB, dan berlangsung terus hingga pagi hari. Banyak kendaraan yang terjebak, termasuk wisatawan yang menuju Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat. Mereka yang semula ingin menikmati liburan, terpaksa menghentikan perjalanan setelah melihat longsoran tanah yang menutupi jalan.
Kasat Lantas Polres Binjai AKP Pantas Manalu mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar mencari jalur alternatif. “Kami mengimbau masyarakat yang hendak berlibur atau menuju Kabupaten Karo untuk beralih ke jalur lain demi keselamatan,” kata AKP Pantas.
Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum setempat sudah mulai melakukan upaya pembersihan dengan mengerahkan dua alat berat berupa beko dan satu grader. Pekerjaan diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB hari ini.
Kepala Desa Telagah, Colin Surbakti, menjelaskan bahwa longsor tersebut terjadi akibat hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 11.00 WIB pada 25 Januari 2025 hingga dini hari. “Diperkirakan longsor terjadi antara pukul 00.00 hingga 01.00 WIB pada 26 Januari,” ujar Colin.
Sementara itu, pihak berwenang masih berupaya mengatasi kondisi ini dan membuka kembali jalan yang terputus agar aktivitas warga dan pengunjung bisa kembali lancar.(*)











