Jakarta | galasibot co id
Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin menyampaikan pidato kenegaraan terakhir dalam Sidang Tahunan MPR DPR RI Tahun 2024, di Kompleks Parlemen, DPR MPR, Jakarta Pusat, Jumat (16/7/2024).
Dalam pidato tersebut, Presiden Jokowi mengungkapkan rasa syukur atas berbagai pencapaian selama 10 tahun masa pemerintahan mereka, yang telah meletakkan fondasi besar untuk pembangunan bangsa, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi, hingga peningkatan kesejahteraan rakyat.
Presiden Jokowi juga mengakui bahwa perjalanan pemerintahannya penuh tantangan, tetapi dia merasa tidak sendirian berkat dukungan, doa, dan harapan dari rakyat Indonesia. Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah bersama-sama melewati masa-masa sulit dan turut berkontribusi dalam pembangunan yang menyeluruh dan merata.
Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada rakyat Indonesia. Ia mengakui bahwa masih banyak hal yang belum tercapai dan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Dengan rendah hati, dia dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta maaf kepada seluruh rakyat atas setiap harapan yang belum terwujud dan setiap langkah yang mungkin kurang sempurna.
Di akhir pidatonya, Presiden Jokowi memberikan pesan kepada Presiden terpilih, Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, yang akan menggantikan dirinya pada 20 Oktober 2024. Ia menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan serta harapan dan cita-cita rakyat Indonesia kepada Prabowo, dengan harapan besar bahwa di bawah kepemimpinan yang baru, Indonesia akan terus melangkah menuju cita-cita Indonesia Emas pada tahun 2045.(*)
Editor : Wilfrid Sinaga











