Simalungun | galasibot co.id
Sebanyak tiga puluh delapan (38) warga Huta V Tapian Nauli, Nagori Bandar Masilam II, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, telah menandatangani surat pernyataan yang meminta Pangulu Bandar Masilam II untuk mengganti Gamot (Kepala Dusun) setempat. Surat tersebut telah disampaikan kepada Pangulu Nagori Bandar Masilam II.
Kepada wartawan galasibot.co.id warga mengungkapkan bahwa Gamot Huta V Tapian Nauli diduga lebih mengutamakan kepentingan keluarga daripada kepentingan umum dalam menjalankan tugasnya. Bantuan dari pemerintah maupun swasta, menurut warga, seringkali diprioritaskan untuk keluarga Gamot. Selain itu, warga menilai Gamot tersebut sudah terlalu lama menjabat, sehingga pembangunan desa terlihat stagnan. Warga juga merasa tidak dilibatkan dalam kegiatan pemerintahan desa.
Keresahan warga Huta V Tapian Nauli pun memuncak, sehingga mereka mendesak agar Gamot diganti. Menanggapi laporan tersebut, Pangulu langsung memanggil kedua belah pihak dan mengadakan pertemuan belum lama ini. Namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan titik temu.
Saat dikonfirmasi di kantornya, Sekretaris Desa (Sekdes) mengatakan bahwa Pangulu sedang keluar. Melalui telepon seluler pada Selasa (16/07/2024) sekitar pukul 12.00 WIB, Sekdes menyatakan, “Kita akan tindak lanjuti kembali dan saya sudah berkoordinasi dengan camat, Pak,” ujarnya singkat.(*)
Penulis berita :JAT Purba











