Jakarta, I galasibot.co.id
Menyadari pentingnya peran strategis media sosial dalam komunikasi publik, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunikasi Digital bertajuk “Jago Mengelola Media Sosial”, yang diikuti oleh sekitar 100 pengelola media sosial dari berbagai Kementerian dan Lembaga di seluruh Indonesia.
Bimtek ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas komunikasi publik pemerintah di era digital, khususnya dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan artifisial (AI).
Acara yang berlangsung di Jakarta ini menghadirkan narasumber dari Meta Indonesia dan praktisi konten kreatif berbasis AI, yang memberikan wawasan praktis dan strategis dalam pembuatan konten digital yang efektif, adaptif, dan relevan bagi masyarakat.
“Media sosial bukan sekadar sarana publikasi, tapi jantung dari komunikasi publik yang responsif dan partisipatif. Penguasaan teknologi, termasuk AI, menjadi keharusan dalam mendukung peran humas pemerintah,” ujar Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Kemkomdigi, Marroli J. Indarto, dalam sambutannya.
Imanuel Lamoa, Government and Social Impact Partner Manager APAC dari Meta Indonesia, menekankan pentingnya “single-minded message” dalam setiap konten yang dipublikasikan. Ia mengingatkan agar tidak menyampaikan terlalu banyak informasi sekaligus, dan menyarankan penggunaan kalender konten untuk menjaga konsistensi dan relevansi pesan.
“Konten yang berhasil adalah yang sederhana, konsisten, dan memahami perilaku audiens,” jelas Imanuel.
Sementara itu, Muh. Azhar, Founder dan Content Creator @belajarngekonten, memberikan tips praktis pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas produksi konten, termasuk pembuatan video yang kini bisa dilakukan dalam waktu singkat.
“Dengan bantuan AI, kita bisa menghasilkan hingga lima konten per hari. Ini sangat meningkatkan efisiensi,” ujar Azhar.
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi positif, Kemkomdigi juga memberikan apresiasi kepada Kementerian dan Lembaga yang aktif menyuarakan narasi tunggal pemerintah melalui media sosial dan videotron, berdasarkan evaluasi kinerja periode Januari–Maret 2025.
“Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus menyuarakan pesan pembangunan secara utuh, serempak, dan terpercaya,” tegas Marroli.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kemkomdigi dalam membangun ekosistem komunikasi publik yang kolaboratif dan berbasis teknologi, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadirkan negara secara nyata di ruang digital.










