Medan I galasibot.co.id
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat kapasitas petugas Posyandu melalui pelatihan yang bertujuan untuk menurunkan angka stunting. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Integrasi Layanan Primer (ILP) yang bertujuan untuk meningkatkan cakupan dan jangkauan pelayanan kesehatan primer.
Pj Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Sumut, Dessy Hassanudin, mengungkapkan harapannya bahwa kegiatan ini akan memiliki dampak langsung pada penurunan angka stunting. “Ada tiga hal fokus ILP yaitu integrasi pelayanan, perluasan wilayah, serta memperkuat pemantauan wilayah. Bila ini dilakukan dengan benar dan secara menyeluruh akan sangat berdampak pada penurunan stunting,” ujar Dessy Hassanudin pada acara “Peningkatan Kapasitas Petugas Posyandu dalam Rangka ILP”, Selasa (22/5/2024) di Hotel Grand Antares, Medan.
Dessy Hassanudin juga menekankan pentingnya partisipasi aktif para peserta dalam pelatihan ini. “Bapak dan ibu akan menuntut ilmu dari para ahlinya, jadi saya harap jangan disia-siakan, karena akan sangat berguna untuk masyarakat kita, memantau kesehatan anak-anak kita,” tambahnya.
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Pemprov Sumut, Hamid Rizal, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari dan melibatkan seluruh petugas Posyandu di Sumut. Harapannya, peserta dapat menjadi pelopor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, terutama kesehatan anak-anak untuk mengurangi angka stunting.
“Hadir pada kegiatan ini pimpinan bidang kesehatan TNI/Polri, pengurus TP PKK Sumut dan TP PKK Kabupaten/Kota. Hadir juga tokoh-tokoh masyarakat dan Ormas peduli kesehatan masyarakat, serta tokoh-tokoh pemuda,” ungkap Hamid Rizal.(*)










