Medan I galasibot.co.id
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Langkat, Amril, S.Sos., M.AP., mewakili Pj. Bupati Langkat, H. M. Faisal Hasrimy, AP., M.AP., menghadiri upacara pelepasan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 100/PS yang digelar di Dermaga Ujung 200 Belawan, Kamis (13/2/2025). Upacara ini merupakan bagian dari persiapan penugasan operasi di wilayah Papua untuk Tahun Anggaran 2025.
Sebanyak 450 prajurit Yonif 100/PS diberangkatkan menuju Papua menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Calang. Sebelum melaksanakan misi pengamanan di Papua selama satu tahun, para prajurit akan menjalani latihan pratugas di Pusat Latihan Tempur Sanggabuana, Karawang dan Bogor, Jawa Barat, selama 1 bulan 15 hari.
Pelepasan prajurit ini dipimpin oleh Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto, yang menekankan bahwa keberhasilan tugas bukan hanya diukur dari aspek militer, tetapi juga dari kemampuan membangun kedekatan dengan masyarakat Papua. Menurut Pangdam, tujuan utama adalah memastikan program pemerintah terlaksana dengan baik, serta membawa Papua sejajar dengan provinsi lainnya di Indonesia.
Pangdam juga mengingatkan para keluarga prajurit untuk terus memberikan dukungan dan doa bagi kelancaran penugasan. “Semoga penugasan ini berjalan lancar dan semua prajurit kembali dengan selamat,” ujarnya.
Sekda Langkat, Amril, mewakili Pemkab Langkat, menyampaikan doa dan harapan agar prajurit Yonif 100/PS dapat menjalankan tugas dengan sukses, serta kembali ke Langkat dalam keadaan sehat. “Pemerintah Kabupaten Langkat selalu mendoakan agar misi ini berjalan sukses dan seluruh prajurit kembali dengan selamat,” ujarnya.
Penugasan Satgas Pamtas RI-PNG ini merupakan bagian dari dedikasi TNI dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan Indonesia, serta sebagai wujud pengabdian prajurit dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).











