• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Ekonomi

Ketua DPW UKM/IKM Nusantara, Binsar Simatupang: “Hanya 10% Koperasi di Sumut yang Dikelola dengan Manajemen Terbuka dan Transparan”

Redaksi Galasibot.co.id
14 Februari 2025
/ Ekonomi, News
0 0
0
Ketua DPW UKM/IKM Nusantara, Binsar Simatupang: “Hanya 10% Koperasi di Sumut yang Dikelola dengan Manajemen Terbuka dan Transparan”

Binsar Simatupang

Share on FacebookShare on Twitter

Medan I galasibot.co.id

 

Baca Juga

Kurpan Sinaga SH Ajak Masyarakat Cari Jalan Tengah Terkait Prahara Konsesi TPL

Gerakan Anti 3 Dosa Digelorakan: FKBNI Dorong Sumut Beradab dan Bersinar

Pemprov Sumut Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Dorong Data Akurat untuk Pembangunan

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) UKM IKM Nusantara, Binsar Simatupang, menyatakan bahwa meskipun ada sekitar 17.000 koperasi di Provinsi Sumatera Utara, hanya sekitar 10% yang dikelola dengan manajemen yang terbuka, transparan, dan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang memadai. Hal ini menjadi salah satu tantangan besar dalam meningkatkan peran koperasi dalam perekonomian daerah.

 

Menurut Binsar,kepada wartawan, Kamis (13/2/2025) bahwa koperasi seharusnya memiliki peran strategis dalam membangun perekonomian bangsa, sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 33 UUD 1945. Namun, banyak koperasi yang tidak dapat berkembang sesuai dengan harapan, karena tidak dikelola dengan prinsip-prinsip yang benar. “Dulu banyak koperasi yang dibentuk dengan harapan mendapatkan bantuan. Namun, ini justru menjadi kesalahan kaprah, karena para pendiri koperasi tersebut tidak memahami dengan baik apa itu koperasi dan bagaimana cara mengelolanya,” ujar Binsar.

 

Salah satu penyebab mengapa hanya 10% koperasi yang dapat dikelola dengan baik, lanjut Binsar, adalah kurangnya pemahaman tentang visi dan misi koperasi itu sendiri. “Koperasi adalah wadah yang seharusnya bisa mensejahterakan anggotanya, bukan sekadar menjadi tempat untuk mengumpulkan dana tanpa ada manfaat yang jelas,” tambahnya. Banyak koperasi yang beroperasi tanpa visi yang jelas, bahkan ada yang memiliki modus tertentu yang merugikan anggotanya.

 

Binsar juga menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan secara berkala untuk pengurus koperasi. “Pendidikan yang terus-menerus sangat diperlukan untuk para pengurus dan anggota koperasi, baik dalam hal pengelolaan keuangan, pengawasan, maupun pengembangan usaha. Koperasi harus transparan dan mengikuti perkembangan teknologi digital, agar bisa mengelola usaha secara lebih inovatif,” ungkapnya.

 

Selain itu, Binsar juga menyoroti masalah pengawasan yang masih minim. Pengurus dan pengawas koperasi harus memiliki ilmu dan pemahaman yang seimbang, agar dapat berfungsi secara proaktif dalam mengelola koperasi. “Pengawasan yang lemah menjadi salah satu faktor penyebab koperasi tidak berkembang dengan baik. Dinas Koperasi di tingkat kabupaten dan kota harus memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan koperasi berjalan dengan baik dan sesuai aturan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Binsar juga mencatat bahwa meskipun ada koperasi yang beroperasi di tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota, namun tidak semua koperasi mendapatkan pembinaan dan pendampingan yang maksimal dari pihak yang berwenang. “Dinas Koperasi harus turun tangan dan memastikan bahwa setiap koperasi terdaftar dan mendapat pembinaan yang layak. Kita harus memastikan koperasi bisa beroperasi dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Binsar mengusulkan solusi berupa pengelolaan koperasi yang lebih modern, dengan mengadopsi teknologi digital dan sistem keuangan yang inovatif. “Koperasi harus bisa memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pengelolaan dan memberikan transparansi kepada anggotanya. Pengelolaan yang baik dan inovatif akan meningkatkan kepercayaan anggota dan masyarakat terhadap koperasi,” tandasnya.

 

Dengan adanya perhatian lebih dari pemerintah dan pembinaan yang lebih intensif, Binsar berharap koperasi di Sumatera Utara dapat berkembang dengan baik, memberikan manfaat ekonomi yang signifikan, dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.(*)

Source: Penulis : Wilfrid Sinaga
Via: Editor : Baldwin
Tags: anajemen Terbuka dan Transparan"Ketua DPW UKM/IKM NusantaraKoperasi
SendShareTweet
Kembali

Pemkab Pakpak Bharat Gelar FGD Penyusunan Publikasi “Pakpak Bharat Dalam Angka” 2025

Lanjut

Personel Unit Intel Kodim 0209 Labuhanbatu  Amankan Pengedar Sabu di Perkebunan Kelapa Sawit

Baca Juga

Kurpan Sinaga SH Ajak Masyarakat Cari Jalan Tengah Terkait Prahara Konsesi TPL
News

Kurpan Sinaga SH Ajak Masyarakat Cari Jalan Tengah Terkait Prahara Konsesi TPL

30 April 2026
Gerakan Anti 3 Dosa Digelorakan: FKBNI Dorong Sumut Beradab dan Bersinar
News

Gerakan Anti 3 Dosa Digelorakan: FKBNI Dorong Sumut Beradab dan Bersinar

29 April 2026
Pemprov Sumut Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Dorong Data Akurat untuk Pembangunan
Ekonomi

Pemprov Sumut Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Dorong Data Akurat untuk Pembangunan

29 April 2026
Wali Kota Medan Terima Rekomendasi DPRD Atas LKPJ TA 2025: Jadi Kompas Evaluasi Pembangunan
News

Wali Kota Medan Terima Rekomendasi DPRD Atas LKPJ TA 2025: Jadi Kompas Evaluasi Pembangunan

28 April 2026
Janji Manis ke Jepang Kandas, LPK Daruma 2 Siborongborong Dilaporkan ke Polres Taput
News

Janji Manis ke Jepang Kandas, LPK Daruma 2 Siborongborong Dilaporkan ke Polres Taput

25 April 2026
Atasi Kelangkaan, Pemkab Karo Desak Percepatan Distribusi Pupuk Bersubsidi
News

Atasi Kelangkaan, Pemkab Karo Desak Percepatan Distribusi Pupuk Bersubsidi

25 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Sikapi Pernyataan Jusuf Kalla, DPD Patria Sumut: Martir Kristen Itu Kasih, Bukan Membunuh

    Sikapi Pernyataan Jusuf Kalla, DPD Patria Sumut: Martir Kristen Itu Kasih, Bukan Membunuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sarjana atau Tertinggal: Cermin Keras dari Budaya Pendidikan Orang Batak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinergi Budaya dan Alam: PPTSB dan Toba Caldera UNESCO Global Geopark Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SD Budi Murni 2 Medan Raih Juara II Umum Kejuaraan Karate TAKO Piala Direktur POLMED 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harianto Sinaga Tantang Debat Terbuka Bane Raja Manalu: “BPODT Itu Perbaiki, Bukan Bubarkan!”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In