Deliserdang | galasibot co.id
Pembangunan drainase yang sedang berlangsung di Desa Patumbak Kampung Jalan Nauli, Kabupaten Deliserdang, menuai sorotan tajam. Jhonny Marbun, Ketua Forum Masyarakat Kritis, mendesak agar Kejaksaan Negeri (Kejari) Deliserdang segera mengusut dugaan penyimpangan dalam pengerjaan proyek drainase tersebut. Menurut Jhonny, proyek yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Deliserdang ini tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Warga setempat melaporkan adanya beberapa kekurangan pada proyek drainase ini, di antaranya tidak adanya pembangunan lantai yang seharusnya menjadi bagian dari pekerjaan tersebut. Selain itu, papan informasi proyek yang biasa memuat rincian anggaran, waktu pelaksanaan, dan pelaksana kegiatan, juga tidak terlihat di lokasi proyek. Keadaan ini menambah kecurigaan warga bahwa proyek tersebut dikerjakan dengan cara yang tidak profesional dan asal-asalan.
Jhonny Marbun, dalam keterangan tertulisnya, menegaskan bahwa tindakan tegas harus diambil untuk memastikan bahwa proyek pembangunan drainase ini memenuhi standar kualitas dan ketentuan yang berlaku. Warga juga mengkhawatirkan adanya dampak jangka panjang jika proyek ini dibiarkan tidak sesuai harapan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PUPR Deliserdang, melalui Kabid Jalan dan Jembatan Agus Salim, belum memberikan keterangan resmi terkait masalah tersebut. Masyarakat berharap agar proyek ini segera dievaluasi dan diperbaiki demi kepentingan bersama.(*)











