Samosir | gslasibot.co.id
Para pengendara dan wisatawan yang melintasi jalan Lingkar Pusuk Buhit di Kabupaten Samosir diminta untuk lebih berhati-hati, terutama dengan datangnya musim hujan. Wilayah ini dikenal dengan rawannya longsor dan jatuhnya batu besar dari tebing yang mengelilingi jalur tersebut. Keprihatinan atas potensi bahaya ini semakin meningkat setelah beberapa insiden longsor kecil yang hampir menimpa pengendara.
Dr. Wilmar Simanjorang, seorang pemerhati lingkungan dan pariwisata yang juga berasal dari masyarakat setempat, mendesak agar pemerintah segera melakukan tindakan nyata untuk mencegah terjadinya kecelakaan fatal. “Pemerintah perlu segera melakukan pemantauan dan pembersihan batu-batu besar yang berada di dinding jalan dan di atasnya,” ujarnya. Wilmar menambahkan, kondisi geologis sekitar Pusuk Buhit sangat rentan terhadap pergerakan batu besar, yang lebih berisiko saat hujan deras.
Wilmar juga menegaskan pentingnya pemasangan alat pengaman di area tersebut, seperti pagar pengaman atau sistem penahan batu, untuk mengurangi potensi longsoran. Ia mengingatkan agar pengendara selalu waspada dan mengurangi kecepatan saat melintasi jalur tersebut, terutama saat hujan lebat.
Pemerintah Kabupaten Samosir diharapkan untuk segera merespons situasi ini agar jalur vital yang menghubungkan berbagai desa di daerah tersebut tetap aman dan terhindar dari korban lebih lanjut. Keamanan jalan Lingkar Pusuk Buhit harus menjadi prioritas utama demi keselamatan masyarakat dan wisatawan yang melintasinya.(*)











